Libur Nataru 2025–2026, Kunjungan Wisatawan ke Banyuwangi Tembus 221 Ribu Orang

Minggu, 4 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wisatawan memadati salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Banyuwangi selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Wisatawan memadati salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Banyuwangi selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

BANYUWANGI, detikkota.com – Kabupaten Banyuwangi mencatat lonjakan signifikan kunjungan wisatawan selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata setempat, sebanyak 221.858 wisatawan tercatat mengunjungi berbagai destinasi wisata di Banyuwangi sejak 22 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026.

Meningkatnya jumlah kunjungan tersebut dipengaruhi perubahan pola berwisata masyarakat, salah satunya melalui penerapan sistem kerja Work From Anywhere (WFA). Kebijakan ini memungkinkan wisatawan tetap bekerja sambil berlibur, sehingga berdampak pada meningkatnya rata-rata lama tinggal pengunjung di Banyuwangi.

Wisatawan tidak hanya melakukan kunjungan singkat, tetapi memilih menetap lebih lama untuk mengombinasikan aktivitas pekerjaan dengan rekreasi keluarga. Kondisi ini turut mendorong perputaran ekonomi di sektor pariwisata dan pendukungnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama periode tersebut, enam destinasi mencatat kunjungan tertinggi. Pantai Pulau Merah masih menjadi tujuan favorit dengan 35.049 pengunjung, diikuti Pantai Boom Marina sebanyak 30.109 orang. Hutan De Djawatan berada di posisi berikutnya dengan 29.780 kunjungan.

Destinasi wisata buatan Banyuwangi Park juga mencatat angka signifikan dengan 20.170 pengunjung. Sementara itu, Desa Wisata Tamansari menerima 11.956 kunjungan dan Wisata Pemandian Jopuro dikunjungi 11.113 wisatawan.

Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, Taufik Rohman, menyatakan keberhasilan tersebut tidak lepas dari kesiapan pengelola destinasi serta sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku wisata.

Ia menambahkan, sebelumnya Pemkab Banyuwangi telah melakukan monitoring dan evaluasi secara intensif untuk memastikan standar keamanan, kenyamanan, dan pelayanan di seluruh destinasi wisata.

“Ke depan, kami berharap pengelola destinasi terus menjaga kebersihan, keamanan, dan kualitas layanan agar wisatawan merasa nyaman dan tertarik untuk kembali berkunjung ke Banyuwangi,” ujarnya.

Penulis : BT

Editor : Red

Berita Terkait

Festival Durian Songgon Angkat Potensi Lokal, Bupati Ipuk Apresiasi Kreativitas Desa
Ribuan Durian Meriahkan Selamatan Desa di Pasuruan, Tradisi Tetap Terjaga
Pulau Merah Jadi Magnet, Kunjungan Wisata Banyuwangi Tembus 240 Ribu
Tangani Sampah Wisata, Lumajang Galakkan Gerakan Indonesia Asri
Tradisi Combodug Sampang 2026 Berlangsung Meriah, Ribuan Warga Padati Lokasi
Ratusan Peserta Meriahkan Festival Ketupat 2026 di Pantai Lombang
Pemkab Sumenep Dorong Festival Ketupat Jadi Daya Tarik Wisata dan Penggerak Ekonomi
Lomba Kapal Tradisional Perkuat Identitas Maritim Kepulauan Seribu Utara

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 11:26 WIB

Festival Durian Songgon Angkat Potensi Lokal, Bupati Ipuk Apresiasi Kreativitas Desa

Senin, 6 April 2026 - 11:05 WIB

Ribuan Durian Meriahkan Selamatan Desa di Pasuruan, Tradisi Tetap Terjaga

Jumat, 3 April 2026 - 12:53 WIB

Pulau Merah Jadi Magnet, Kunjungan Wisata Banyuwangi Tembus 240 Ribu

Kamis, 2 April 2026 - 11:02 WIB

Tangani Sampah Wisata, Lumajang Galakkan Gerakan Indonesia Asri

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:34 WIB

Tradisi Combodug Sampang 2026 Berlangsung Meriah, Ribuan Warga Padati Lokasi

Berita Terbaru