SUMENEP, detikkota.com – Koordinator Wilayah SPPG Sumenep, Moh. Kholilurrahman Hidayatullah, memastikan pihaknya telah mengompilasi laporan hasil monitoring terkait polemik program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mencuat di Kecamatan Kalianget dan Pragaan.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul sorotan publik terhadap dugaan makanan tidak layak konsumsi di SPPG Yayasan Bejreh Barokah Bangsa, Kalianget Barat, serta SPPG Al Azhar Prenduan, Kecamatan Pragaan.
“Sudah kami kompulir laporan hasil monitoring korcam. Selanjutnya akan kami laporkan ke KPPG Surabaya. Terima kasih,” ujar pria yang akrab disapa Bayor, Rabu (29/4) malam.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan, laporan yang dihimpun berasal dari hasil pemantauan koordinator kecamatan (korcam) di masing-masing wilayah yang terdampak.
Meski demikian, belum dijelaskan secara rinci hasil temuan monitoring tersebut maupun langkah lanjutan yang akan dilakukan setelah pelaporan ke tingkat provinsi.
Seperti diketahui, polemik MBG di Sumenep mencuat setelah adanya keluhan wali murid terkait dugaan makanan tidak layak konsumsi yang diterima siswa. Bahkan, kejadian serupa disebut terjadi lebih dari sekali, berdasarkan video yang beredar pada pertengahan April 2026.
Hingga saat ini, publik masih menunggu tindak lanjut konkret dari hasil monitoring tersebut, termasuk upaya perbaikan sistem pengawasan dan penjaminan kualitas makanan di masing-masing SPPG.
Penulis : M
Editor : Id







