BGN Buka Jalan Mitra MBG Ganti Yayasan yang Cuma Minta Setoran

Minggu, 4 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono. Foto:Antara

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono. Foto:Antara

JAKARTA, detikkota.com – Badan Gizi Nasional (BGN) membuka opsi bagi mitra Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mengganti yayasan pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dinilai tidak memberikan kontribusi dalam operasional dapur, tetapi tetap meminta setoran berdasarkan jumlah ompreng.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan, kebijakan tersebut ditempuh setelah pihaknya menemukan persoalan dalam hubungan antara mitra pembangunan dan yayasan yang menaungi SPPG.

Dalam proses registrasi, BGN menemukan adanya yayasan yang tidak terlibat dalam operasional maupun pembinaan dapur, tetapi meminta mitra menyetorkan sejumlah uang untuk setiap ompreng yang disalurkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yayasan ini tidak melakukan apa pun, tidak memiliki kontribusi apa pun, tidak juga aktif di dapur,” kata Sudaryono dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu (4/10/2026).

Menurut Sudaryono, praktik tersebut berpotensi menambah beban mitra yang telah membangun dan menjalankan dapur MBG. Beban tambahan itu dikhawatirkan berdampak terhadap kualitas makanan yang diterima penerima manfaat.

Karena itu, BGN memberikan ruang kepada mitra yang merasa dirugikan untuk mengajukan pergantian yayasan. Langkah tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan efisiensi, keadilan, serta optimalisasi penggunaan anggaran MBG.

“Terutama apabila yayasan tersebut tidak memberikan kontribusi terhadap jalannya dapur,” ujarnya.

BGN menyiapkan dua portal registrasi untuk mendukung mekanisme tersebut, masing-masing portal bagi yayasan dan portal bagi mitra.

Melalui portal itu, mitra dapat mengusulkan yayasan pengganti sekaligus menyertakan bukti terkait persoalan maupun kerugian yang dialami selama menjalankan kerja sama.

Pengajuan tersebut selanjutnya akan diverifikasi dan diproses BGN sesuai ketentuan registrasi yang berlaku.

Sudaryono menegaskan, anggaran MBG harus diarahkan sebesar-besarnya untuk menghasilkan makanan yang berkualitas, memiliki kandungan gizi yang baik, serta dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.

“Kami ingin uang yang tersalurkan itu dikonversi menjadi menu makanan yang kualitasnya baik, kandungan gizinya baik, pertanggungjawabannya baik, akuntabilitasnya baik dan transparan,” katanya.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat memperbaiki pola kemitraan dalam pelaksanaan MBG sekaligus memastikan anggaran program tidak terbebani biaya yang tidak memberikan kontribusi terhadap operasional SPPG.

Penulis : Jack

Editor : Red

Berita Terkait

Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, 19 Kapolda Berganti
Pesan Listyo Sigit untuk Kapolri Suyudi: Jaga Amanah dan Utamakan Pelayanan Masyarakat
SPMB Angkatan Ketiga SMA KTB Dibuka, 180 Siswa Disiapkan Beasiswa Penuh
Prabowo Minta Antrean BPJS Dipangkas, Rumah Sakit Diminta Layani Pasien Tanpa Diskriminasi
IAWP 2026 Bahas Perdagangan Orang, Polwan Indonesia Perkuat Jejaring Internasional
MEC 2026 Umumkan Peringkat Terbaik, Sumenep Mendominasi Kategori Pelajar
MEC 2026 Digelar di Keraton Sumenep, Budaya Jadi Penggerak Ekonomi
Presiden Prabowo Dorong Pendidikan Negeri SD hingga Universitas Gratis

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:53 WIB

BGN Buka Jalan Mitra MBG Ganti Yayasan yang Cuma Minta Setoran

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, 19 Kapolda Berganti

Selasa, 29 September 2026 - 08:59 WIB

SPMB Angkatan Ketiga SMA KTB Dibuka, 180 Siswa Disiapkan Beasiswa Penuh

Selasa, 29 September 2026 - 08:53 WIB

Prabowo Minta Antrean BPJS Dipangkas, Rumah Sakit Diminta Layani Pasien Tanpa Diskriminasi

Selasa, 22 September 2026 - 12:02 WIB

IAWP 2026 Bahas Perdagangan Orang, Polwan Indonesia Perkuat Jejaring Internasional

Berita Terbaru

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir saat memberikan penjelasan mengenai sejumlah pejabat Polri mendapat penugasan baru dalam mutasi 88 Pati dan Pamen yang mencakup jabatan strategis Mabes Polri serta 19 Kapolda.

Nasional

Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, 19 Kapolda Berganti

Sabtu, 3 Okt 2026 - 14:14 WIB