Sinergi Regulator dan Pelaku Usaha: Akselerator Kredit di Masa Pandemi

Rabu, 3 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sinergi Regulator dan Pelaku Usaha

Sinergi Regulator dan Pelaku Usaha

JAKARTA, detikkota.com – Konstraksi ekonomi yang terjadi sepanjang tahun 2020 akibat pandemi Covid-19, menyisakan tantangan yang cukup kompleks ketika Indonesia mengawali tahun 2021 dengan sejumlah target ekonomi yang cukup tinggi.

Pemulihan ekonomi memerlukan langkah komprehensif dari semua stakeholder regulator untuk mendesain kebijakan dengan arah dan orientasi yang sama: kebijakan fiskal, kebijakan moneter, kebijakan makroprudensial dan mikroprudensial. Serta keterlibatan para leading sector di lapangan, yaitu para pengusaha.

Salah satu target ekonomi yang cukup tinggi, yaitu pertumbuhan kredit. Karena likuiditas kredit yang mengalir ini, diharapkan akan menjadi “oli” nya pergerakan ekonomi. Semakin banyak likuiditas yang mengalir di masyarakat, akan berbanding lurus dengan pertumbuhan ekonomi yang selanjutnya akan terjadi. Angka 7,5% pertumbuhan kredit menjadi angka yang sangat menantang untuk bisa dieksekusi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena sisi yang lain, regulator harus mendesain dan mengawal mikroprudensial agar perbankan tetap sehat, mengalir kredit yang produktif, hati-hati dan memberikan daya ungkit yang maksimal di masyarakat.

Kompleksitas kondisi ini bisa terselesaikan dengan baik, ketika terjadi sinergi antara regulator dan dunia usaha. Sejalan dengan spirit Pemulihan Ekonomi Nasional yang dicanangkan oleh Pak Presiden, Hipmi melakukan diskusi dan audiensi dengan OJK untuk bersinergi dan mendorong agar kredit terus tumbuh di masyarakat, di sektor-sektor strategis dan mempunyai daya ungkit optimal terhadap masyarakat luas.

Hipmi akan fokus mendorong sektor UKM, agro dan maritim dengan sistem clustering business, membantu mitigasi risiko dan membangun ekosistem dari hulu sampai hilir. OJK akan mengawal dan memberikan pengawasan terbaik agar ekosistem bisnis dan ekosistem keuangannya berjalan dan tetap prudent.

Sinergi antara OJK sebagai regulator dan Hipmi sebagai pelaku usaha ini diharapkan bisa menjadi akselerator kredit di masa pandemi, dengan mengoptimalkan fungsi mikroprudensial dan di sisi lain bisa terjadi percepatan di lapangan. Tujuan akhir bersamanya adalah untuk memberikan daya ungkit terhadap pertumbuhan ekonomi di masa pandemi.

Jakarta, 2 Februari 2021
Ajib Hamdani (Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan BPP Hipmi).

Berita Terkait

Bukan Hanya Dadan, Dua Mantan Wakil Kepala BGN Juga Keluar dari Kejagung Mengenakan Rompi Tahanan
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Keluar dari Kejagung Mengenakan Rompi Tahanan
Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Pengamat Nilai Pergantian Pimpinan Belum Tentu Selesaikan Masalah MBG
BRIN Ingatkan Ancaman Genangan Permanen di Pantura Jawa Akibat Penurunan Tanah dan Kenaikan Muka Laut
Rutan Sumenep Gandeng TNI-Polri Gelar Razia Gabungan, Perkuat Komitmen Zero Halinar
KNPI Sumenep Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Komitmen Perkuat Nasionalisme Pemuda
KNPI Sumenep: Pemuda Harus Jadi Motor Kemajuan Berlandaskan Pancasila
BMKG Prediksi Cuaca Jawa Timur Dominan Cerah Berawan Hari Ini

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:52 WIB

Bukan Hanya Dadan, Dua Mantan Wakil Kepala BGN Juga Keluar dari Kejagung Mengenakan Rompi Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:32 WIB

Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Keluar dari Kejagung Mengenakan Rompi Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:18 WIB

Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Pengamat Nilai Pergantian Pimpinan Belum Tentu Selesaikan Masalah MBG

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:16 WIB

BRIN Ingatkan Ancaman Genangan Permanen di Pantura Jawa Akibat Penurunan Tanah dan Kenaikan Muka Laut

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:59 WIB

KNPI Sumenep Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Komitmen Perkuat Nasionalisme Pemuda

Berita Terbaru