Penumpang Bus Asal Jakarta Putar Balik di Jembatan Suramadu

Kamis, 6 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penumpang Bus yang disuruh putar balik

Penumpang Bus yang disuruh putar balik

SURABAYA, detikkota.com – Puluhan penumpang bus jurusan Jakarta – Madura tertahan di Jembatan Suramadu sisi Surabaya setelah diminta putar balik oleh polisi di pos check point pada Kamis (6/5/2021) dini hari. 

Seorang penumpang bus asal Kalianget, Sumenep, Ani mengungkapkan sebenarnya dia sudah mengetahui jika ada larangan mudik tahun ini.

Oleh karena itu, ia mudik lebih awal sebelum dilakukan penyekatan. Ia menyebut karena sebelumnya bus sempat salah jalan saat masuk tol.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya naik bis dari Terminal Poris menuju Sumenep. Harusnya tadi jam 11 malam sudah melewati Jembatan Suramadu. Tapi karena tadi bis nya nyasar sekitar dua jam akhirnya sampai sini sudah jam 1 malam. Akhirnya disuruh putar balik,” ungkap Ani.

Lantaran bus kesasar itulah, ia bersama penumpang lain tidak bisa masuk ke Madura. Sebab, mulai pukul 00.00 Wib, Polres Tanjung Perak Surabaya mulai melakukan penyekatan.

“Bingung tidak mau bagaimana. Kalau orangnya sih naik motor bisa, tapi ini barang-barangnya bagaimana,” kata dia.

Sopir Bus Luthansa jurusan Tanjung Priok-Bangkalan, Johan mengatakan sebenarnya ia dan seluruh kru bus sudah memiliki surat-surat lengkap. Hanya saja, para penumpang tidak bisa menunjukkan surat bebas Covid-19 dan persyaratan lain.

“Semua kru bus sudah punya surat-surat lengkap, tapi ya tetep harus putar balik, penumpangnya kan tidak punya surat keterangan bebas Covid-19,” katanya.

Ia pun mengaku kebingungan, pasalnya ia memiliki tanggung jawab untuk mengantarkan penumpang sampai ke tujuan.

“Bingung, mau tidak mau harus balik. Tapi kami punya tanggungjawab biar para penumpang bisa masuk, bisa ke Madura,” tandasnya. (Redho)

Berita Terkait

Deklarasi Perisai Putih Nusantara Sumenep Digelar 29 Maret, Bupati Dijadwalkan Hadir
Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang
Larasati 2026 Hidupkan Ruang Publik dan Gairahkan Ekonomi Kreatif Kota Probolinggo
Polemik Arisan Get di Sumenep Berakhir Damai, Admin Sebut Hanya Miskomunikasi
Heboh! Sumur Bor di Pragaan Semburkan Gas, Aparat Amankan Lokasi
Pencairan Dana Dipersoalkan, Anggota Arisan Get di Sumenep Keluhkan Kurangnya Transparansi
Lomba Kapal Tradisional Perkuat Identitas Maritim Kepulauan Seribu Utara
Pemerintah Kaji WFH Sehari dalam Sepekan, Sejumlah Sektor Berpotensi Dikecualikan

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:53 WIB

Deklarasi Perisai Putih Nusantara Sumenep Digelar 29 Maret, Bupati Dijadwalkan Hadir

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:50 WIB

Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:48 WIB

Larasati 2026 Hidupkan Ruang Publik dan Gairahkan Ekonomi Kreatif Kota Probolinggo

Jumat, 27 Maret 2026 - 16:19 WIB

Polemik Arisan Get di Sumenep Berakhir Damai, Admin Sebut Hanya Miskomunikasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:08 WIB

Heboh! Sumur Bor di Pragaan Semburkan Gas, Aparat Amankan Lokasi

Berita Terbaru