Penyegelan Gudang Jamu Dijaga Empat Orang Misterius

Sabtu, 31 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi

Foto ilustrasi

BANYUWANGI, detikkota.com – Penggrebekan dan penyegelan tempat produksi dan penyimpanan jamu yang diduga
ilegal oleh Badan Pengawas Obat dan Pangan (BPOM) di Dusun Sumberagung, Desa Rejoagung, Kecamatan Srono Kabupaten Banyuwangi pada, Selasa, 27 Juli 2021 lalu masih menyisakan keresahan dimasyarakat.

Keresahan warga tersebut di dasari atas adanya penjaga gudang yang berasal dari luar daerah Desa Rejoagung, Kecamatan Srono.

Seperti diceritakan Kepala Desa (Kades) Rejoagung, melalui Kepala Dusun (Kadus) Sumberagung mendapat laporan dari warga, jika gudang jamu tersebut dijaga oleh empat orang yang tidak dikenal setelah disegel oleh BPOM

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sonhaji, Kepala Desa Rejoagung, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi

“Setelah mendapat laporan dari warga, bersama Bhabinsa dan kepala dusun kami langsung kroscek dilokasi. Dan ditempat tersebut kami dapati empat orang yang menjaga gudang,” kata Sonhaji, kepada awak media. Sabtu, (31/7/2021).

Kemudian, kata dia, empat orang tersebut kita bawa ke Kantor desa guna dimintai keterangan siapa yang menyuruh menjaga gudang jamu yang sudah disegel oleh BPOM tersebut.

Setelah kita tanya, salah satu dari empat orang itu menyebut jika mereka disuruh oleh Soni warga Kecamatan sempu.

“Mereka mengaku disuruh oleh Soni, warga Sempu,”ujarnya.

Kades Rejoagung tersebut juga mengaku telah memberikan penjelasan dan sosialisasi bahwa saat ini musim Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jadi tidak baik berkeliaran diwilayah orang.

“Kita sudah kasih penjelasan kepada empat orang penjaga gudang yang sudah disegel oleh BPOM, jika saat ini PPKM dan tidak baik berkeliaran diwilayah atau di Desa orang,” imbuh Sonhaji, Kades Rejoagung, Kecamatan Srono, Banyuwangi.

Sementara sebagian warga mengaku resah dengan kejadian ini. Mereka persoalan tersebut segera ditindak lanjuti oleh pihak terkait. (Tim)

Berita Terkait

Wapres Gibran Tinjau Pasar Banyuwangi, Apresiasi Konsep Modern Bernuansa Osing
PT IKS Kembali Jadi Sorotan, Pekerja Keluhkan Sistem Pengupahan hingga Dugaan Pelanggaran
Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Persawahan Gapura, Ditemukan Luka di Kepala dan Leher
Pemkot Malang Perkuat Edukasi Terkait LGBT, DPRD Dorong Pendidikan Karakter Berkelanjutan
PBNU Tetapkan Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU
BMKG: Cuaca Jawa Timur Didominasi Cerah, Waspadai Udara Kabur dan Gelombang Perairan Selatan
Satresnarkoba Polres Sumenep Ringkus Pengedar Sabu, Delapan Poket Disita
Nanik Sudaryati Deyang Resmi Pimpin BGN, Pemerintah Soroti Ketegasan dan Disiplin

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:56 WIB

Wapres Gibran Tinjau Pasar Banyuwangi, Apresiasi Konsep Modern Bernuansa Osing

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:27 WIB

PT IKS Kembali Jadi Sorotan, Pekerja Keluhkan Sistem Pengupahan hingga Dugaan Pelanggaran

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:42 WIB

Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Persawahan Gapura, Ditemukan Luka di Kepala dan Leher

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:34 WIB

Pemkot Malang Perkuat Edukasi Terkait LGBT, DPRD Dorong Pendidikan Karakter Berkelanjutan

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:27 WIB

PBNU Tetapkan Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU

Berita Terbaru