Akses Utama Rusak, Warga Montorna Galang Iuran Bangun Jalan

Sabtu, 3 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Desa Montorna bergotong royong membangun jalan desa dengan dana swadaya agar bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat.

Warga Desa Montorna bergotong royong membangun jalan desa dengan dana swadaya agar bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat.

SUMENEP, detikkota.com — Warga Desa Montorna, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, terpaksa membangun jalan desa secara swadaya demi mendapatkan akses yang dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat.

Langkah tersebut dilakukan karena jalan utama desa tak kunjung mendapat perbaikan, meski Dana Desa Montorna disebut mencapai miliaran rupiah.

Salah seorang warga, Ahmad, mengatakan kondisi jalan desa telah rusak selama bertahun-tahun dan belum ada tindakan nyata dari pemerintah desa. Menurutnya, warga telah menunggu perbaikan selama sekitar tiga tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah tiga tahun kami menunggu, tapi belum ada tindakan dari aparat desa. Padahal kepala desa sudah menjabat sejak 2020,” ujar Ahmad, Sabtu (03/02/2026).

Kekecewaan warga semakin besar karena jalan yang rusak merupakan akses utama desa yang menunjang kegiatan pendidikan dan pertanian. Kondisi tersebut dinilai sangat menghambat aktivitas masyarakat sehari-hari.

“Selama ini kami kesulitan akses pendidikan dan pertanian. Wajar kalau warga marah karena dana desa jumlahnya miliaran, tapi jalan tetap rusak,” kata Ahmad.

Akses utaman jalan di Desa Montorna.

Karena tidak ada kepastian perbaikan, warga Dusun Montorna kemudian menggalang iuran secara sukarela. Bentuk sumbangan bervariasi, mulai dari uang Rp20 ribu hingga Rp100 ribu, serta material bangunan seperti semen hingga satu ton.

Warga berharap pemerintah desa segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jalan desa dan membuka informasi secara transparan terkait penggunaan Dana Desa agar kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi.

Warga saat bergotong royong perbaiki jalan.

Penulis : M

Editor : Red

Berita Terkait

Diduga ODGJ Tidur di Trotoar Kota Sumenep, SERDADU Desak Pemkab Jangan Tutup Mata
Diduga Pengambilan Batu dari Kawasan Mata Air, Proyek P3-TGAI Desa Margaluyu Tuai Sorotan
Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi
Kapolres Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Laut pada Hari Laut Sedunia 2026
Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat
MIO Indonesia Ucapkan Selamat, FORKABI Kembali Dipimpin H. Abdul Ghoni
Rembug Lansia Banyuwangi Jadi Wadah Serap Aspirasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan
PSHT Cabang Sumenep Perkuat Silaturahmi dengan Yon TP 931/Ksatria Jokotole

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:52 WIB

Diduga ODGJ Tidur di Trotoar Kota Sumenep, SERDADU Desak Pemkab Jangan Tutup Mata

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:49 WIB

Diduga Pengambilan Batu dari Kawasan Mata Air, Proyek P3-TGAI Desa Margaluyu Tuai Sorotan

Senin, 8 Juni 2026 - 23:53 WIB

Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi

Senin, 8 Juni 2026 - 11:41 WIB

Kapolres Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Laut pada Hari Laut Sedunia 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:47 WIB

Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat

Berita Terbaru