Cakupan ORI Campak Rubela Hari ke-22 di Sumenep Tembus 91,3 Persen

Sabtu, 20 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Kabupaten Sumenep melalui 26 Puskesmas terus melaksanakan Outbreak Response Immunization (ORI) Campak Rubela (MR). Hingga hari ke-22, Jumat (19/09/2025) pukul 16.00 WIB, capaian imunisasi mencapai 67.557 anak dari total sasaran 73.969, atau 91,3 persen.

Kepala DKP2KB Sumenep, drg. Ellya Fardasah, M.Kes, menjelaskan, cakupan imunisasi berdasarkan kelompok usia meliputi sasaran 9–12 bulan sebanyak 3.404 anak, yang sudah diimunisasi 2.708 anak (79,6 persen). Untuk kelompok usia 12–47 bulan dari total 31.237 anak, sebanyak 27.455 anak telah diimunisasi (87,9 persen). Pada kelompok usia 4–6 tahun dari 26.308 sasaran, sebanyak 25.653 anak sudah mendapat imunisasi (97,5 persen). Sementara kelompok usia 7 tahun dari 13.020 sasaran, telah diimunisasi 11.741 anak (90,2 persen).

Puskesmas Giligenting mencatat capaian tertinggi dengan 1.551 anak diimunisasi dari 1.565 sasaran atau 99,1 persen. Sedangkan capaian terendah berada di Puskesmas Dungkek, dengan 1.473 anak diimunisasi dari 2.362 sasaran atau 62,4 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ellya, pencapaian tinggi di sejumlah Puskesmas merupakan hasil koordinasi lintas sektor dengan kecamatan dan desa dalam meningkatkan sosialisasi pentingnya imunisasi campak rubela. “Kami mengapresiasi Puskesmas Giligenting dengan cakupan hampir menyeluruh. Harapannya, upaya ini terus diintensifkan agar sasaran tercapai maksimal,” ujarnya, Sabtu (20/09/2025).

DKP2KB Sumenep juga menyiapkan berbagai langkah pendukung, mulai dari penyediaan vaksin dan logistik kesehatan, edukasi masyarakat, hingga penataan fasilitas kesehatan dengan ruang isolasi bagi pasien campak. Selain itu, pemantauan berkelanjutan melalui survei epidemiologi dan analisis data kasus terus dilakukan.

Ellya menegaskan, penyuluhan kesehatan yang melibatkan masyarakat dan tokoh lokal penting untuk meningkatkan kesadaran. Pihaknya juga menekankan perlunya tindakan preventif di wilayah berisiko tinggi dan penanganan intensif pada kasus yang ditemukan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, waspada terhadap gejala campak, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala. Kesadaran dan kepatuhan mengikuti program imunisasi adalah kunci utama dalam menanggulangi wabah ini,” pungkasnya.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

Dukung Festival Budaya, Puskesmas Masalembu Buka Posko Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Kepala Dinkes P2KB Sumenep Ajak Masyarakat Optimalkan Peran Posyandu
RSUD Sumenep Ajak Warga Manfaatkan Posyandu di Hari Posyandu Nasional
Dari Layanan Dasar ke Pusat Edukasi, Posyandu Sumenep Terus Bertransformasi
Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Imunisasi Kejar Usai Pencabutan Status KLB Campak
Semangat Hari Kartini, RSUD Sumenep Tekankan Layanan Kesehatan Humanis dan Peran Perempuan
Pemkab Lumajang Resmikan Rumah Singgah Graha Lamajang di Surabaya untuk Pasien Rujukan
RSUD Ar Rozy Probolinggo Tambah Layanan Spesialistik, Perkuat Pelayanan Kesehatan

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:40 WIB

Dukung Festival Budaya, Puskesmas Masalembu Buka Posko Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Rabu, 29 April 2026 - 11:51 WIB

Kepala Dinkes P2KB Sumenep Ajak Masyarakat Optimalkan Peran Posyandu

Rabu, 29 April 2026 - 11:46 WIB

RSUD Sumenep Ajak Warga Manfaatkan Posyandu di Hari Posyandu Nasional

Rabu, 29 April 2026 - 11:24 WIB

Dari Layanan Dasar ke Pusat Edukasi, Posyandu Sumenep Terus Bertransformasi

Rabu, 22 April 2026 - 10:59 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Imunisasi Kejar Usai Pencabutan Status KLB Campak

Berita Terbaru

Foto bersama Pemkab Sumenep usai menerima Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI atas LKPD Tahun Anggaran 2025 di Kantor BPK RI Perwakilan Jawa Timur, Selasa (26/05/2026).

Pemerintahan

Pemkab Sumenep Kembali Raih Opini WTP untuk Kesembilan Kalinya

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:05 WIB