Jelang MTQ Jawa Timur, Pemkab Sumenep Siapkan Kafilah

Selasa, 22 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BPBD Kabupaten Sumenep melakukan droping air bersih ke daerah Pasongsongan.

Petugas BPBD Kabupaten Sumenep melakukan droping air bersih ke daerah Pasongsongan.

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur menyelenggarakan Pendidikan dan Latihan (Diklat) bagi Peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), di salah satu hotel di Sumenep.

Diklat bagi kafilah Kabupaten Sumenep menjelanh MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur 2023 itu dilaksanakan oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Sumenep.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Sumenep, Kamiluddin mengatakan, Diklat MTQ diikuti 49 peserta yang berasal dari sejumlah kecamatan daratan dan kepulauan. Rinciannya, 25 peserta putri dan 24 putra.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tujuannya, meningkatkan pengetahuan, keahlian dan keterampilan sekaligus menyiapkan sikap serta mental para kafilah MTQ Sumenep menjelang MTQ Jawa Timur,” jelasnya, Selasa (22/8/2023).

Pihaknya melaksanakan Diklat Diklat MTQ itu akan berlangsung selama 4 hari diisi oleh Dewan Hakim Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Sumenep dan Provinsi Jawa Timur.

Diklat MTQ dibuka oleh Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, Hj. Dewi Khalifah. Dalam sambutannya, Wabup mengatakan, bahwa MTQ yang diadakan pemerintah bagian dari upaya membangkitkan semangat umat Islam untuk menjadikan Al-Quran sebagai segala sumber ilmu.

“MTQ salah satu program bidang agama yang memiliki makna, yaitu menumbuhkembangkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Quran, memahami dan mensyiarkannya,” jelas Wakil Bupati Hj. Dewi Khalifah saat membuka Diklat Peserta MTQ Kabupaten Sumenep.

Menurutnya, seorang muslim tidak hanya dituntut pintar membaca dan menulis, melainkan jauh lebih penting adalah memahami isi kandungan Al-Quran.

“Seluruh masyarakat muslim, khususnya generasi muda harus mencintai dan mempelajari Al-Quran sebagai pedoman hidup dan beraktivitas sehari-hari, supaya menjadi generasi qur’ani,” ucapnya.

Wakil Bupati berharap, para peserta Diklat serius mengikuti kegiatan sehingga pada MTQ Provinsi Jawa Timur 2023 mendatang meyandang peringkat lebih baik dari tahun sebelumnya.

“Kafilah Kabupaten Sumenep pada penyelenggaraan MTQ Provinsi Jawa Timur tahun sebelumnya menempati peringkat 14. Tahun ini diharapkan bisa masuk 10 besar,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kadis PUTR Sumenep Tekankan Pentingnya RTRW dalam Pembangunan Daerah
Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-
Tumpeng Sewu Kemiren Jadi Simbol Gotong Royong dan Pelestarian Budaya Osing
Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa
Presiden Prabowo Optimistis Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa
Pemkab Sumenep Perketat Pengawasan Program BSPS 2026
Sekda Sumenep Minta KORPRI Adaptif dan Inovatif Hadapi Tantangan Birokrasi Digital
Wabup Sumenep Tekankan Muskab KORPRI Jadi Momentum Perkuat Profesionalisme ASN

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 11:45 WIB

Kadis PUTR Sumenep Tekankan Pentingnya RTRW dalam Pembangunan Daerah

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:33 WIB

Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:30 WIB

Tumpeng Sewu Kemiren Jadi Simbol Gotong Royong dan Pelestarian Budaya Osing

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:04 WIB

Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:18 WIB

Presiden Prabowo Optimistis Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa

Berita Terbaru