Jembatan Penyeberangan Siola Dibongkar, Akan Diganti Desain Terbuka dan Modern

Senin, 11 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Pemerintah Kota Surabaya membongkar Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Siola di Jalan Tunjungan yang dibangun pada 1987. JPO tersebut akan diganti dengan jembatan baru berkonsep terbuka, modern, dan terintegrasi dengan pemandangan kawasan sekitar.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan pembongkaran dilakukan karena kondisi jembatan dinilai sudah tidak layak dan tidak terkoneksi secara optimal dengan bangunan serta jalan di sekitarnya. “Kekuatannya sudah kita hitung, maka jembatan itu harus terkoneksi dan mencerminkan kondisi Jalan Tunjungan saat ini,” ujarnya, Minggu (10/8/2025).

Menurut Eri, jembatan baru tidak akan tertutup seperti sebelumnya, melainkan terbuka sehingga dapat menjadi spot warga menikmati dan memotret pemandangan Jalan Tunjungan dari ketinggian. Ia menegaskan proyek akan dikerjakan secepatnya dengan melibatkan investor dan tenaga ahli, sementara pendanaan sebagian besar berasal dari pihak swasta melalui program CSR sehingga minim penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Surabaya, Wiwiek Widayati, menambahkan pembongkaran dilakukan berdasarkan kajian tim independen yang menemukan kerusakan pada beberapa bentangan jembatan. Kajian dilakukan awal 2025 setelah ditemukan bagian jembatan runtuh. “Kondisi jembatan sudah rapuh dan harus segera dibongkar,” ujarnya.

Pemerintah menargetkan pembangunan selesai pada Desember 2025 sehingga bisa digunakan awal 2026. Desain baru tetap berfungsi sebagai penghubung dari Siola menuju Jalan Tanjung Anom, namun akan dibuat lebih estetik dan menjadi ikon baru kawasan Tunjungan.

Wiwiek memastikan proses pembangunan tidak akan mengganggu aktivitas masyarakat karena jadwal pekerjaan telah disesuaikan. Ia berharap kehadiran JPO baru dapat mempercantik wajah kota, meningkatkan keamanan pejalan kaki, serta menjadi daya tarik wisata baru di pusat Surabaya.

Berita Terkait

Karnaval Kemerdekaan Karang Anyar Sumenep Meledak! Ribuan Warga Padati Jalan, Budaya Lokal Jadi Magnet
Kerja Bakti Nasional LDII Digelar di Paberasan, Bupati Sumenep Soroti Semangat Gotong Royong
Terbongkar! Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Rubaru, Polisi Amankan Pria 41 Tahun
Enam Grup Terbaik Festival Hadrah Klasik Sumenep 2026 Resmi Diumumkan
Forpensi Dibentuk, Pemkab Sumenep Perkuat Kolaborasi Program Imunisasi
Madura Night Vaganza Jadi Media Pemkab Sumenep Sampaikan Program dan Inovasi Daerah
Banyuwangi Masuk Program PLTS 100 GWp yang Diluncurkan Presiden Prabowo
Memperingati HUT ke-28, DPD PAN Sumenep Gelar Istighosah dan Doa Bersama Anak Yatim

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Karnaval Kemerdekaan Karang Anyar Sumenep Meledak! Ribuan Warga Padati Jalan, Budaya Lokal Jadi Magnet

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:38 WIB

Terbongkar! Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Rubaru, Polisi Amankan Pria 41 Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Enam Grup Terbaik Festival Hadrah Klasik Sumenep 2026 Resmi Diumumkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Forpensi Dibentuk, Pemkab Sumenep Perkuat Kolaborasi Program Imunisasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:09 WIB

Madura Night Vaganza Jadi Media Pemkab Sumenep Sampaikan Program dan Inovasi Daerah

Berita Terbaru