Kepergok Mencuri Dua Bandit Terjun ke Kali Jagir

Sabtu, 24 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Dua remaja asal Pasuruan nekat menceburkan diri ke Kali Jagir setelah kepergok warga hendak mencuri motor di kampung Jagir Lapangan, Wonokromo, Kota Surabaya, Sabtu (24/4/2021).

Kapolsek Wonokromo, Kompol Rini Pamungkas membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan bahwa kasus pencurian motor ini hingga sekarang masih dilakukan pendalaman.

“Masih dalam penyelidikan, pendalaman. Tadi pagi baru satu terduga pelaku yang dapat dievakuasi, diselamatkan. Satu terduga pelaku lainnya masih dalam pencarian,” kata Rini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut, terduga pelaku yang dapat diselamatkan itu berinisial SF (16). Sementara temannya yang hingga kini belum ditemukan, berinisial FJ (17). Keduanya asal Desa Kejayan, Pasuruan.

“Kalau menurut keterangan yang bersangkutan (SF). Dia hanya berdua sama temannya itu (FJ). Ini masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Rini.

SF dan FJ berangkat dari Pasuruan ke Surabaya menggunakan motor Vario hitam bernopol N 2356 SNI. Motor itu lantas ditinggalkan di lokasi kejadian sebelum akhirnya menceburkan diri ke kali Jagir setelah kepergok hendak mencuri motor di teras rumah korban.

“Ini juga pesan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat memarkir kendaraannya. Jangan sampai memberi kesempatan pelaku kejahatan untuk beraksi. Motor korban ini kan diparkir di halaman depan rumah. Kalau bisa itu digembok, dikasih kunci ganda,” tutur Rini.

Dari peristiwa ini, polisi menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya 9 macam kunci yang sudah dimodifikasi, 7 mata kunci T yang dipipihkan, 1 rumah kunci T besar, dan kunci magnet.
(Redho)

Berita Terkait

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani
Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:32 WIB

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:13 WIB

Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB