Kumpulkan Seluruh Warga Binaan, Kalapas Banyuwangi Sampaikan Pemberantasan Halinar Hingga Program Ketahanan Pangan

Rabu, 19 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Banyuwangi, Mochamad Mukaffi mengumpulkan seluruh warga binaan di Lapangan Blok Timur Lapas Banyuwangi, Rabu (19/2). Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan arahan secara langsung kepada warga binaan, khususnya terkait komitmen tegas dalam memberantas peredaran handphone, pungli dan narkoba (halinar) di dalam Lapas.

Selain itu, kegiatan juga dimanfaatkan oleh Kalapas Banyuwangi untuk menyampaikan rencana pengembangan program ketahanan pangan dan Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) melalui pemberdayaan warga binaan.

Dalam arahannya, Mukaffi menegaskan bahwa Lapas Banyuwangi berkomitmen penuh untuk memberantas segala bentuk pelanggaran, termasuk penggunaan handphone, adanya pungli dan peredaran gelap narkoba.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mukaffi menghimbau agar seluruh warga binaan dapat mematuhi setiap aturan yang berlaku dan menghindari segala bentuk tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.

“Kami tidak akan toleransi terhadap pelanggaran aturan. Bagi warga binaan yang melanggar, sanksi tegas akan diberikan,” tegasnya.

Sebagai bentuk transparansi, Mukaffi juga membuka ruang pengaduan bagi warga binaan jika menemukan pegawai yang meminta biaya untuk layanan tertentu, seperti layanan integrasi atauapun layanan yang lainnya.

“Semua layanan disini diberikan secara gratis. Jika ada yang meminta biaya, segera laporkan kepada kami, agar dapat segera kami tindak sesuai peraturan yang berlaku,” ujarnya.

Terkait larangan penggunaan handphone, Mukaffi menyadari kebutuhan warga binaan untuk tetap terhubung dengan keluarganya. Untuk itu, akan dilakukan penambahan jumlah perangkat warung telekomunikasi (wartel) yang dilengkapi dengan sistem perekaman percakapan untuk mencegah penyalahgunaan perangkat.

“Kami juga akan menyesuaikan tarif wartel agar lebih terjangkau dan terus akan dilakukan evaluasi kedepanya,” tambahnya.

Selain fokus pada penegasan pemberantasan halinar, pria asal Pulau Garam itu juga menyampaikan program ketahanan pangan yang akan dikembangkan dengan memanfaatkan lahan hibah dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Program itu akan dilaksanakan melalui pemberdayaan warga binaan.

“Kami akan menjaring warga binaan yang memenuhi syarat untuk mengikuti pembinaan pertanian untuk menyokong program ketahanan pangan. Ini adalah bagian dari upaya kami dalam mengimplementasikan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto,” jelasnya.

Program ketahanan pangan diharapkan tidak hanya meningkatkan kemandirian pangan di lingkungan Lapas, tetapi juga memberikan keterampilan baru bagi warga binaan yang dapat dimanfaatkan setelah mereka kembali ke masyarakat. Selain itu, Lapas Banyuwangi juga akan mengembangkan UMKM dengan memproduksi dan memasarkan berbagai produk hasil karya warga binaan yang diminati masyarakat.

Antusiasme tinggi ditunjukkan oleh warga binaan terhadap program-program yang disampaikan Kalapas. Mereka menyambut baik adanya peluang untuk mengembangkan keterampilan melalui program ketahanan pangan dan UMKM.

“Semoga dengan program yang dijalankan di Lapas Banyuwangi ini dapat menambah keterampilan saya sebagai bekal ketika saya telah bebas nanti,” ujar salah satu warga binaan.

Dengan langkah-langkah ini, Lapas Banyuwangi berharap dapat menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan produktif bagi warga binaan, sekaligus mempersiapkan mereka untuk kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan yang bermanfaat.

Berita Terkait

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani
Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor
Polsek Ra’as Ungkap Kasus Curat, Dua Terduga Pelaku Berhasil Diamankan
Hak Penumpang Terampas, Rokok Ilegal Berlayar Bebas Ketika Kapal Rakyat Lebih Melayani Penyelundup
Kapolres Sumenep Inisiasi Persamaan Persepsi APH Sambut Pemberlakuan KUHP dan KUHAP Baru
Achmad Fauzi Kembali Pimpin DPC PDI Perjuangan Sumenep Periode 2025–2030
Konferda 2025 Tetapkan Kepengurusan Lengkap DPD PDI Perjuangan Jatim Periode 2025–2030
Said Abdullah Kembali Pimpin DPD PDI Perjuangan Jatim 2025–2030

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:32 WIB

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:13 WIB

Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor

Sabtu, 27 Desember 2025 - 17:26 WIB

Polsek Ra’as Ungkap Kasus Curat, Dua Terduga Pelaku Berhasil Diamankan

Rabu, 24 Desember 2025 - 19:50 WIB

Hak Penumpang Terampas, Rokok Ilegal Berlayar Bebas Ketika Kapal Rakyat Lebih Melayani Penyelundup

Selasa, 23 Desember 2025 - 13:04 WIB

Kapolres Sumenep Inisiasi Persamaan Persepsi APH Sambut Pemberlakuan KUHP dan KUHAP Baru

Berita Terbaru