Mahasiswa PMM 37 Wujudkan Desa Tangguh Melalui Edukasi Sejak Dini

Senin, 12 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG, detikkota.com – Penanggulangan Bencana Pandemi covid-19 PMM (Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa) kelompok 37 melakukan optimalisasi lingkungan yang tangguh dan sehat pada masa Pandemi Senin (12/07/2021).

Acara tersebut di jl. tlogo al kautsar kecamatan lowokwaru kota malang dan di hadiri peserta kelompok PMM (Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa) kelompok 37.

Alvian rifky selaku koordinator dari PMM (Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa) kelompok 37 mengatakan, Edukasi ini merupakan langkah awal PMM 37 dalam memberikan pengenalan dan pemahaman tentang pentingnya masker, terutama untuk anak kecil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena Anak anak adalah salah satu hal yang paling diperhatikan dalam masa Pandemi covid-19.

“Memang sulit untuk membuat anak kecil mengerti tantang apa arti covid. Tetapi melalui edukasi kesehatan yang “seru” akan membuat anak anak mengerti tentang bahanya penyebaran Covid-19,” ujar Alvian (12/7).

Seperti hal yang dilakukan PMM kelompok 37 di Tlogo Al Kautsar yang melakukan Edukasi dengan di selingi beberapa gambar yang menarik perhatian anak anak
Dan kami juga melakukan permainan sebuah game yang berkaitan dengan virus, agar anak anak mau memakai masker dan mengerti bahanya penularan covid-19

“Sehingga, segala elemen masyarakat termasuk anak-anak dapat berperan dalam mewujudkan desa tangguh melalui edukasi sejak dini,” pungkasnya.

Selain itu, pihaknya juga membagikan 200 masker kepada anak anak dan warga sekitar Jl. Tlogo Al-Kautsar yang tidak memakai masker dan lupa membawa masker.

Diwaktu yang berbeda salah warga dari orang tua anak anak tersebut. Menyambut hal yang positif yang dilakukan oleh PMM 37.

“sebagai orang tua kami terbantu dengan adanya kegiatan edukasi semacam ini. Apalagi anak anak sulit untuk memakai masker” kata Dwi. (Fer)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB