Menko Polhukam: Jadikan Protokol Kesehatan Bagian Kampanye Kreatif

Kamis, 8 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pilkada serentak 2020

Pilkada serentak 2020

JAKARTA, detikkota.com – Untuk menyukseskan disiplin protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19 pada pelaksanaan Pilkada Serentak yang akan digelar Desember mendatang, Menko Polhukam Mahfud MD meminta pasangan calon (paslon) yang berkontestasi menjadikan protokol kesehatan sebagai bagian dari kampanye kreatif kepada masyarakat.

“Kepada paslon di berbagai tempat pilkada dan dari berbagai parpol, termasuk yang independen, saya mengusulkan, agar dalam rangka menyukseskan disiplin protokol kesehatan ini, setiap paslon berkampanye dengan membuat masker sebanyak mungkin,” ujar Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (6/10). Kemaren

Para kontentan, lanjutnya, dapat berkreasi dengan membuat masker bergambar paslon beserta nomor urut kepesertaan. Paslon juga diimbau untuk menyediakan sarana cuci tangan di tempat umum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Juga dibolehkan membuat dan menyediakan tempat-tempat cuci tangan di jalan umum, berkoordinasi dengan pemda setempat, agar tidak mengganggu ketertiban,” saran Mahfud.

Lebih lanjut, Menko Polhukam meminta jajaran aparat keamanan terus menjaga seluruh tahapan pilkada sehingga tidak memunculkan klaster baru Covid-19.

“Saya tetap meminta kepada TNI, Polri, Satpol PP, pemda dan seluruh aparatnya, untuk terus seperti sekarang. Tertibkan keseluruhan jalannya pilkada ini. Terutama tertibkan dalam konteks pelaksanaan disiplin protokol kesehatan,” pungkasnya. (Dw.A/Red)

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah
Aksi Solidaritas di Polres Sumenep Desak Keadilan bagi Korban Pencabulan Anak
Aksi PMII UNIBA Memanas, Kepala Disbudporapar Sumenep Walk Out dari Dialog

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:41 WIB

Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:38 WIB

Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB