PCNU Sumenep Laksanakan Lokakarya Tata Kerja Kelembagaan

Minggu, 23 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Acara Lokakarya Tata Kerja dan Khidmat Perkumpulan Nahdlatul Ulama di salah satu hotel oleh PCNU Sumenep.

Acara Lokakarya Tata Kerja dan Khidmat Perkumpulan Nahdlatul Ulama di salah satu hotel oleh PCNU Sumenep.

SUMENEP, detikkota.com – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur menggelar Lokakarya Tata Kerja dan Khidmat Perkumpulan Nahdlatul Ulama.

Kegiatan yang akan berlangsung 2 hari di Aula salah satu hotel di Sumenep itu diikuti seluruh pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se Kabupaten Sumenep, Sabtu (22/7/2023).

Pembukaan kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), H. Nur Hidayat, Rois Syuriah PCNU Sumenep, KH Hafidzi Syarbini bersama dengan para kiai wakil rois dan katib PCNU Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua PCNU Sumenep, KH A. Pandji Taufiq menjelaskan, lokakarya tersebut untuk memastikan para pengurus NU jajaran, mulai dari cabang, MWC hingga ranting NU di Kabupaten Sumenep memiliki tata kerja yang rapi dan kuat dalam berkhidmat membangun perkumpulan NU, sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

“Selain itu, kami ingin membekali dan meningkatkan keterampilan perangkat NU dalam mengonsolidasi masyarakat sehingga keberadaan NU semakin bermanfaat dalam kebersamaan,” jelas Kiai Pandji.

Wakil Sekretaris Jenderal PBNU, H. Nur Hidayat dalam sambutannya mengatakan, dalam lokakarya tersebut peserta akan diajak tadarus AD/ART NU yang dihasilkan pada tahun 2022.

“Mungkin juga aturan-aturan PBNU terkait penerjemahan hal-hal yang mungkin belum diatur akan kita bahas di lokakarya ini,” imbuhnya.

Selain itu, lanjut Nur Hidayat, fokus utama dalam acara itu peserta diharapkan mampu meningkatkan relevansi keberadaan NU di tengah-tengah masyarakat.

Selain Waseksjend PBNU, H. Nur Hidayat, PCNU Sumenep juga menghadirkan beberapa pemateri, termasuk Pengasuh Ponpes Al-Falah Jember KH. Abdul Moqiet Arif, Ketua LTN PBNU, dan Pemimpin Redaksi NU Online.

Kegiatan diikuti oleh 24 MWCNU se-Kabupaten Sumenep, yang dibagi menjadi 2 sesi. Hari pertama diikuti oleh MWC zona selatan, dan hari kedua akan diikuti oleh MWC zona utara.

Berita Terkait

Tumpeng Sewu Kemiren Jadi Simbol Gotong Royong dan Pelestarian Budaya Osing
Bupati Ipuk dan Tokoh Lintas Agama Sambut Kedatangan Biksu Thudong di Banyuwangi
CV Bangkit Anugrah Jaya Kembali Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Tambang Pasir
Wabup Sumenep Dorong Penampilan Jaran Serek Lebih Kreatif dan Modern
Terak Bulan Geger Jadi Panggung Budaya dan Penggerak UMKM di Bangkalan
Ritual Hong Bahhong dari Geger Diajukan ke WBTbI
Ngaji Budaya Harjakapro ke-280, Soroti Kesejahteraan Seniman Probolinggo
Sego Lemeng dan Kopi Uthek Meriahkan Festival “Janda Reni” di Banyuwangi

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:30 WIB

Tumpeng Sewu Kemiren Jadi Simbol Gotong Royong dan Pelestarian Budaya Osing

Senin, 11 Mei 2026 - 19:46 WIB

Bupati Ipuk dan Tokoh Lintas Agama Sambut Kedatangan Biksu Thudong di Banyuwangi

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:42 WIB

CV Bangkit Anugrah Jaya Kembali Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Tambang Pasir

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:58 WIB

Wabup Sumenep Dorong Penampilan Jaran Serek Lebih Kreatif dan Modern

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:08 WIB

Terak Bulan Geger Jadi Panggung Budaya dan Penggerak UMKM di Bangkalan

Berita Terbaru