Pemkab Probolinggo Gelar Dialog dan Doa Bersama Mahasiswa di Candi Jabung

Senin, 8 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris saat menghadiri dialog dan doa bersama mahasiswa dan tokoh masyarakat di pelataran Candi Jabung, Kecamatan Paiton, Senin (8/9/2025).

Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris saat menghadiri dialog dan doa bersama mahasiswa dan tokoh masyarakat di pelataran Candi Jabung, Kecamatan Paiton, Senin (8/9/2025).

PROBOLINGGO, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menggelar dialog dan doa bersama tokoh masyarakat serta mahasiswa di pelataran Candi Jabung, Desa Jabung Candi, Kecamatan Paiton, Senin (8/9/2025).

Acara tersebut dihadiri Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris, Wakil Bupati Ra Fahmi AHZ, Ketua DPRD Oka Mahendra Jati Kusuma, jajaran Forkopimda, Sekda Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto, sejumlah pejabat pemkab, dan tokoh agama. Sejumlah organisasi mahasiswa turut serta, di antaranya HMI, GMNI, PMII, IMM, BEM, IPNU dan IPPNU Probolinggo Raya serta Kota Kraksaan.

Kegiatan diawali dengan dzikir dan doa bersama, dilanjutkan deklarasi mahasiswa yang berkomitmen menjaga stabilitas sosial dan mendukung pembangunan daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Bupati Haris menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan Probolinggo yang aman, sejahtera, dan religius. “Kami tidak bisa membangun Kabupaten ini sendirian. Semuanya wajib terlibat mulai dari tokoh masyarakat, adik-adik mahasiswa, dan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, kami membuka ruang dialog kapan pun,” ujarnya.

Haris mengungkapkan, Probolinggo memiliki luas wilayah 1.696 km² dengan 24 kecamatan dan 330 desa/kelurahan. Namun, tantangan masih ada, seperti kemiskinan, rendahnya kualitas pendidikan, serta layanan kesehatan. “Rata-rata lama sekolah di Kabupaten Probolinggo baru 6,31 tahun. Itu artinya pendidikan kita masih setara lulusan SD. Ini harus kita benahi bersama,” jelasnya.

Ia juga menekankan perlunya menjaga iklim daerah yang kondusif untuk menarik investor. “Kami sudah bawa investor dari Cina, Jepang, dan Australia. Tapi kalau situasi tidak kondusif, mereka bisa mundur. Ini akan berdampak besar terhadap masyarakat,” tegasnya.

Bupati Haris mengapresiasi peran kritis mahasiswa dalam mengawal pembangunan dan mengajak mereka terus berdialog terbuka. “Mahasiswa adalah suara nurani, pemerintah adalah amanah rakyat, dan Forkopimda adalah penjaga negeri. Jika ketiganya bersatu, Insya Allah Kabupaten Probolinggo akan berdiri tegak,” katanya.

Ia menutup dengan ajakan untuk menyatukan visi demi kemajuan daerah. “Hari ini kita tidak bertanya tentang warna almamater, tapi warna hati kita yang sama. Kita ingin Kabupaten Probolinggo damai, tenteram, dan menjadi permata,” pungkasnya.

Berita Terkait

Diduga ODGJ Tidur di Trotoar Kota Sumenep, SERDADU Desak Pemkab Jangan Tutup Mata
Diduga Pengambilan Batu dari Kawasan Mata Air, Proyek P3-TGAI Desa Margaluyu Tuai Sorotan
Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi
Kapolres Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Laut pada Hari Laut Sedunia 2026
Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat
MIO Indonesia Ucapkan Selamat, FORKABI Kembali Dipimpin H. Abdul Ghoni
Rembug Lansia Banyuwangi Jadi Wadah Serap Aspirasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan
PSHT Cabang Sumenep Perkuat Silaturahmi dengan Yon TP 931/Ksatria Jokotole

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:52 WIB

Diduga ODGJ Tidur di Trotoar Kota Sumenep, SERDADU Desak Pemkab Jangan Tutup Mata

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:49 WIB

Diduga Pengambilan Batu dari Kawasan Mata Air, Proyek P3-TGAI Desa Margaluyu Tuai Sorotan

Senin, 8 Juni 2026 - 23:53 WIB

Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi

Senin, 8 Juni 2026 - 11:41 WIB

Kapolres Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Laut pada Hari Laut Sedunia 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:47 WIB

Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat

Berita Terbaru