Pemkot Surabaya Gelar Simulasi Penanganan Kedaruratan Hadapi Cuaca Ekstrem

Selasa, 28 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BPBD Surabaya melakukan simulasi penanganan pohon tumbang dan genangan air di beberapa titik kota, Minggu (26/10/2025).

Petugas BPBD Surabaya melakukan simulasi penanganan pohon tumbang dan genangan air di beberapa titik kota, Minggu (26/10/2025).

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaksanakan simulasi penanganan kedaruratan di sejumlah titik, Minggu (26/10/2025). Kegiatan ini digelar untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kecepatan respon jajaran Pemkot dalam menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Surabaya, Linda Novanti, menjelaskan bahwa simulasi tersebut dilakukan di 26 titik kejadian, mencakup 11 lokasi genangan, 11 titik pohon tumbang, 3 atap rumah roboh, dan 1 titik luapan air sungai.

“Simulasi ini melibatkan 12 kecamatan. Skenarionya dimulai dari adanya informasi awan cumulonimbus (CB) yang berpotensi menimbulkan curah hujan tinggi. Setelah laporan diterima dari BMKG melalui Command Centre (CC) 112, tim langsung melakukan penanganan di titik-titik terdampak,” kata Linda, Senin (27/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa lokasi yang menjadi tempat pelaksanaan simulasi antara lain Wisma Tengger, Kelurahan Kandangan, Kecamatan Benowo untuk penanganan genangan dan kemacetan, serta Jalan Mayjen Sungkono depan TMP, Kecamatan Dukuh Pakis untuk penanganan pohon tumbang.

Menurut Linda, simulasi tersebut membantu jajaran Pemkot memahami alur penanganan dan koordinasi antar perangkat daerah (PD). “Dengan latihan ini, semua tahu siapa melakukan apa. Misalnya, jika terjadi luapan sungai di Simomulyo, maka Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga bisa langsung bergerak sesuai peran masing-masing,” jelasnya.

BPBD juga menyiapkan berbagai peralatan dalam kegiatan tersebut, seperti chainsaw, generator pompa air, dan skywalker dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP).

Linda berharap, simulasi ini dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan kecepatan tindakan petugas saat menghadapi bencana nyata. “Kegiatan ini penting karena pada Desember tahun lalu kita mengalami kondisi serupa akibat cuaca ekstrem. Jadi, simulasi ini agar semua tahu langkah yang harus dilakukan jika keadaan itu terulang,” pungkasnya.

Penulis : Sur

Editor : Red

Berita Terkait

Diduga ODGJ Tidur di Trotoar Kota Sumenep, SERDADU Desak Pemkab Jangan Tutup Mata
Diduga Pengambilan Batu dari Kawasan Mata Air, Proyek P3-TGAI Desa Margaluyu Tuai Sorotan
Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi
Kapolres Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Laut pada Hari Laut Sedunia 2026
Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat
MIO Indonesia Ucapkan Selamat, FORKABI Kembali Dipimpin H. Abdul Ghoni
Rembug Lansia Banyuwangi Jadi Wadah Serap Aspirasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan
PSHT Cabang Sumenep Perkuat Silaturahmi dengan Yon TP 931/Ksatria Jokotole

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:52 WIB

Diduga ODGJ Tidur di Trotoar Kota Sumenep, SERDADU Desak Pemkab Jangan Tutup Mata

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:49 WIB

Diduga Pengambilan Batu dari Kawasan Mata Air, Proyek P3-TGAI Desa Margaluyu Tuai Sorotan

Senin, 8 Juni 2026 - 23:53 WIB

Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi

Senin, 8 Juni 2026 - 11:41 WIB

Kapolres Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Laut pada Hari Laut Sedunia 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:47 WIB

Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat

Berita Terbaru