Pemkot Surabaya Tingkatkan Kualitas Jalan Rawan Genangan dengan Metode Overlay

Selasa, 3 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas DSDABM Kota Surabaya melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas jalan sebagai upaya mengurangi genangan saat musim hujan.

Petugas DSDABM Kota Surabaya melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas jalan sebagai upaya mengurangi genangan saat musim hujan.

SURABAYA, detikkota.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berencana melanjutkan peningkatan kualitas jalan di sejumlah titik yang rawan mengalami genangan air saat musim hujan. Upaya tersebut dilakukan melalui normalisasi saluran, peningkatan kapasitas drainase, serta perbaikan jalan menggunakan metode overlay.

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Dedy Purwito, mengatakan peningkatan kualitas jalan menjadi bagian dari strategi pengurangan genangan di wilayah rawan.

“Ada beberapa lokasi jalan yang akan kami tingkatkan dengan overlay sebagai bagian dari upaya pengurangan genangan,” ujar Dedy, Senin (2/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dedy menyebut sejumlah lokasi yang menjadi prioritas, di antaranya kawasan Tenggilis Mejoyo yang kerap terjadi genangan, serta Jalan Ngagel Madya di depan Sekolah Santa Clara. Selain itu, kawasan Surabaya Utara juga menjadi perhatian, khususnya di wilayah Perak seperti Teluk Bayur dan Teluk Nibung.

Menurutnya, pada periode Desember 2025 hingga Januari 2026, Pemkot Surabaya memfokuskan penanganan pada perbaikan jalan berlubang yang jumlahnya meningkat seiring intensitas hujan. Pemantauan laporan kerusakan jalan dilakukan setiap hari dengan target penanganan maksimal 1×24 jam.

“Dalam satu hari, titik perbaikan bisa mencapai puluhan lokasi. Itu menjadi prioritas kami di puncak musim hujan,” katanya.

Untuk mempercepat penanganan, DSDABM mengerahkan Satuan Tugas (Satgas) Jalan yang bersifat mobile. Terdapat sembilan kelompok Satgas Jalan dengan jumlah anggota sekitar 9 hingga 10 orang per kelompok yang disebar di seluruh wilayah Kota Surabaya.

Selain Satgas Jalan, Pemkot Surabaya juga mengoperasikan Unit Reaksi Cepat (URC) untuk merespons laporan kerusakan jalan dari masyarakat. Tim tersebut beroperasi setiap hari guna memastikan penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan merata.

Dedy juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan kerusakan jalan melalui berbagai kanal pengaduan, seperti aplikasi WargaKu, aplikasi Sigap Jalan yang digunakan perangkat wilayah, media sosial resmi Pemkot Surabaya, hingga layanan Command Center (CC) 112.

“Setiap laporan yang masuk akan segera kami tindaklanjuti,” pungkasnya.

Penulis : Sur

Editor : Sur/Red

Berita Terkait

Warga Margaluyu Soroti Dugaan Nihilnya CSR PT JAPA Tbk Meski Dua Lokasi Usaha Beroperasi Puluhan Tahun
Wakapolres Sumenep Resmi Berganti, Kompol Haris Darma Sucipto Jabat Wakapolres
Bansos Digital Nasional Bergulir, Banyuwangi Tampil sebagai Role Model
Calon Sekda Sumenep yang Masuk Tahap Assessment
Polres Pamekasan Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026 Selama 14 Hari
Pemkot dan DPRD Surabaya Sepakati Perubahan Perda Pengelolaan Barang Milik Daerah
DLH Banyuwangi Tegaskan TPS3R Sobo Bukan TPA dan Tidak Menimbulkan Bau
Pemkab Sumenep Salurkan Bantuan bagi Korban Puting Beliung di Pragaan

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:53 WIB

Warga Margaluyu Soroti Dugaan Nihilnya CSR PT JAPA Tbk Meski Dua Lokasi Usaha Beroperasi Puluhan Tahun

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:32 WIB

Wakapolres Sumenep Resmi Berganti, Kompol Haris Darma Sucipto Jabat Wakapolres

Rabu, 4 Februari 2026 - 08:43 WIB

Calon Sekda Sumenep yang Masuk Tahap Assessment

Selasa, 3 Februari 2026 - 09:33 WIB

Polres Pamekasan Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026 Selama 14 Hari

Selasa, 3 Februari 2026 - 09:13 WIB

Pemkot Surabaya Tingkatkan Kualitas Jalan Rawan Genangan dengan Metode Overlay

Berita Terbaru