Penderita Penyakit ISPA di Sumenep Capai 575 Orang, Mayoritas Bayi dan Balita

Minggu, 8 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

SUMENEP, detikkota.com – Penderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur jumlahnya naik signifikan selama musim kemarau. Penderita penyakit tersebut mayoritas bayi dan balita dan berasal dari wilayah yang mengalami kekeringan ekstrem.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep, Achmad Syamsuri mengatakan, pada musim kemarau banyak daerah di wilayahnya kesulitan air, terutama air bersih. Akibatnya, lingkungan sekitar sangat panas dan banyak debu yang beterbangan dan menyebabkan kondisi udara kotor.

“Akibat situasi itu terjadi peningkatan penyakit ISPA yang signifikan,” jelasnya, Sabtu (7/10/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data di Dinkes Sumenep, jumlah bayi dan balita yang menderita ISPA mencapai 575 orang.

“Ada beberapa pasien bayi dan balita yang memang kasus-kasusnya nggak berat. Alhamdulillah masih mampu kita tangani,” imbuhnya.

Menurutnya, ratusan penderita ISPA itu dirawat di 30 Puskesmas dan sebagian di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep.

“Sebagian penderita ISPA cukup parah, akibat lambatnya penanganan medis. Orang tua menjuga gejala batuk dan lainnya hanya penyakit batuk biasa sehingga tidak segera dibawa ke dokter,” pungkasnya.

Berita Terkait

Disdukcapil Sumenep Matangkan Penerapan Pemblokiran Layanan Publik bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah
Bulan Bung Karno, Bupati Sumenep Ajak ASN dan Karyawan BUMD Kenakan Peci Nasional Selama Juni
Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Nilai Kebangsaan
Pemkab Sumenep Kembali Raih Opini WTP untuk Kesembilan Kalinya
Sumenep Siap Terapkan Penundaan Layanan Adminduk bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah
Kadis PUTR Sumenep Tekankan Pentingnya RTRW dalam Pembangunan Daerah
Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-
Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:03 WIB

Disdukcapil Sumenep Matangkan Penerapan Pemblokiran Layanan Publik bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:03 WIB

Bulan Bung Karno, Bupati Sumenep Ajak ASN dan Karyawan BUMD Kenakan Peci Nasional Selama Juni

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:12 WIB

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Nilai Kebangsaan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:05 WIB

Pemkab Sumenep Kembali Raih Opini WTP untuk Kesembilan Kalinya

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:30 WIB

Sumenep Siap Terapkan Penundaan Layanan Adminduk bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah

Berita Terbaru