Polres Sumenep Akan Tindak Tegas Terhadap Oknum yang Mengganggu Penyaluran Pupuk Bersubsidi

Sabtu, 29 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Kepolisian Resor Sumenep, Polda Jatim mengecek ketersediaan dan pendistribusian pupuk bersubsidi dalam rangka mencegah penyelewengan ditingkat pengecer di daerah setempat. Jumat (28/03/2025).

Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso mengatakan, pengecekan dilakukan untuk mengantisipasi adanya penyelewengan dan kelangkaan pupuk bersubsidi guna mendukung program asta cita Presiden Prabowo Subianto dalam rangka mewujudkan swasembada pangan.

“Anggota kami di lapangan bersama Bhabinsa melakukan pengecekan di kios pengecer pupuk yang ada di Kabupaten Sumenep secara rutin,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengatakan berdasarkan hasil pengecekan di lapangan untuk stok pupuk bersubsidi ditingkat gudang penyanggah maupun pengecer masih mencukupi kebutuhan petani.

Pihaknya bersama semua pihak terkait akan rutin dan berkelanjutan mengawasi serta mengecek ketersediaan stok pupuk bersubsidi dari mulai tingkat distributor sampai dengan petani.

“Saat ini Presiden RI Prabowo Subianto membuat program asta cita dalam rangka mendukung ketahanan pangan,” katanya.

Untuk itu, ketersediaan pupuk merupakan hal yang penting dan harus bisa terpenuhi di kalangan petani guna mendukung program swasembada pangan bisa berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Sumenep

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk membantu mengawasi pendistribusian pupuk dan apabila ada penyelewengan maka segera laporkan kepada pihak kepolisian.

“Dengan keterlibatan Polri serta pihak terkait dalam pengawasan ini, diharapkan dapat secara bersama-sama mewujudkan swasembada pangan sesuai dengan program asta cita Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka,” katanya.

Polres Sumenep Sumenep akan menindak tegas jika ada oknum yang mengganggu penyaluran pupuk bersubsidi.

Berita Terkait

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani
Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor
Polsek Ra’as Ungkap Kasus Curat, Dua Terduga Pelaku Berhasil Diamankan
Hak Penumpang Terampas, Rokok Ilegal Berlayar Bebas Ketika Kapal Rakyat Lebih Melayani Penyelundup
Kapolres Sumenep Inisiasi Persamaan Persepsi APH Sambut Pemberlakuan KUHP dan KUHAP Baru
Achmad Fauzi Kembali Pimpin DPC PDI Perjuangan Sumenep Periode 2025–2030
Konferda 2025 Tetapkan Kepengurusan Lengkap DPD PDI Perjuangan Jatim Periode 2025–2030
Said Abdullah Kembali Pimpin DPD PDI Perjuangan Jatim 2025–2030

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:32 WIB

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:13 WIB

Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor

Sabtu, 27 Desember 2025 - 17:26 WIB

Polsek Ra’as Ungkap Kasus Curat, Dua Terduga Pelaku Berhasil Diamankan

Rabu, 24 Desember 2025 - 19:50 WIB

Hak Penumpang Terampas, Rokok Ilegal Berlayar Bebas Ketika Kapal Rakyat Lebih Melayani Penyelundup

Selasa, 23 Desember 2025 - 13:04 WIB

Kapolres Sumenep Inisiasi Persamaan Persepsi APH Sambut Pemberlakuan KUHP dan KUHAP Baru

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB