Puluhan Pelukis Ikuti Festival Seni Lukis Madura 2025 di Sumenep

Sabtu, 25 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Puluhan pelukis dari berbagai daerah di Indonesia berpartisipasi dalam Festival Seni Lukis Madura 2025, yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) bekerja sama dengan PT Indaco Warna Dunia dan Komunitas Pelukis Sumenep (KLOPS).

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, seniman, dan masyarakat Madura dalam melestarikan seni budaya melalui karya seni rupa.

“Festival ini bukan sekadar ajang lomba, melainkan wadah ekspresi dan pelestarian seni lukis yang memperkenalkan kekayaan budaya serta nilai-nilai kearifan lokal,” ujar Bupati di Pendopo Agung Keraton, Sabtu (25/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati juga mengapresiasi para seniman yang tetap produktif di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa seni dan budaya tetap memiliki tempat penting dalam kehidupan modern.

“Para pelukis mampu menghadirkan karya yang sarat makna, menggambarkan keindahan budaya daerah, dan membuktikan bahwa seni tetap relevan di setiap zaman,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung kegiatan seni dan budaya sebagai bagian dari pengembangan sumber daya manusia (SDM), pariwisata, dan ekonomi kreatif.

“Kesenian bukan hanya hiburan, tetapi juga instrumen pembangunan yang menumbuhkan kreativitas serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” tegasnya.

Festival dibuka secara resmi oleh Kepala Disbudporapar Kabupaten Sumenep Moh. Iksan, Kepala Dinas PUTR Erik Susanto, dan perwakilan PT Indaco Warna Dunia Andika, yang ditandai dengan goresan simbolis di atas kanvas.

Sementara itu, Kadis PUTR Erik Susanto menyebutkan, kegiatan tahun ini diikuti oleh 61 pelukis dari berbagai daerah, tidak hanya dari empat kabupaten di Madura, tetapi juga dari Surabaya, Malang, Banyuwangi, Bondowoso, Probolinggo, Magelang, dan Yogyakarta.

“Kami juga mengadakan lelang terhadap 10 karya terbaik sebagai bentuk apresiasi dan upaya menghidupkan ekosistem ekonomi kreatif di bidang seni rupa,” pungkas Erik.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

MEC 2026 Umumkan Peringkat Terbaik, Sumenep Mendominasi Kategori Pelajar
MEC 2026 Digelar di Keraton Sumenep, Budaya Jadi Penggerak Ekonomi
Tatorbangan Ritual Culture di Torbang, Upaya Jaga Tradisi dan Kearifan Lokal
Festival Tani Ganding 2026 Padukan Pertanian, Budaya dan UMKM
Gema Sholawat di Stadion A. Yani: Ribuan Warga Sumenep Larut dalam Ketakziman Madura Bersholawat 2026
Enam Grup Terbaik Festival Hadrah Klasik Sumenep 2026 Resmi Diumumkan
Maulid Nabi 1448 H, Kapolresta Sumenep Tekankan Keteladanan Akhlak Rasulullah
Pawai Lampion Semarakkan Malam Banyuwangi, Budaya Blambangan Jadi Sorotan

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 02:17 WIB

MEC 2026 Umumkan Peringkat Terbaik, Sumenep Mendominasi Kategori Pelajar

Minggu, 20 September 2026 - 02:03 WIB

MEC 2026 Digelar di Keraton Sumenep, Budaya Jadi Penggerak Ekonomi

Senin, 14 September 2026 - 09:00 WIB

Tatorbangan Ritual Culture di Torbang, Upaya Jaga Tradisi dan Kearifan Lokal

Sabtu, 12 September 2026 - 13:51 WIB

Festival Tani Ganding 2026 Padukan Pertanian, Budaya dan UMKM

Kamis, 3 September 2026 - 22:31 WIB

Gema Sholawat di Stadion A. Yani: Ribuan Warga Sumenep Larut dalam Ketakziman Madura Bersholawat 2026

Berita Terbaru