Wapres Ma’ruf Minta Peserta Pemilu 2024 Taati Aturan

Senin, 27 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Presiden RI, KH. Ma'ruf Amin.

Wakil Presiden RI, KH. Ma'ruf Amin.

JAKARTA, detikkota.com – Wakil Presiden RI, KH. Ma’ruf Amin meminta para peserta Pemilu 2024 untuk menaati aturan, terutama menjelang tahapan kampanye dimulai.

Ma’ruf mewanti-wanti jangan sampai ada tindakan yang bisa menyebabkan keterbelahan.

“Ya saya kira seperti yang pernah saya sampaikan para pemain, pelaku, kontestan, itu supaya menaati aturan-aturan, jangan sampai melakukan tindakan-tindakan yang bisa menimbulkan keterbelahan masyarakat,” pinta Ma’ruf usai dialog kebangsaan dengan WNI di Bratislava, Slovakia dilansir detik, Minggu (26/11/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan Wapres Ma’ruf itu dilontarkan saat menjawab pertanyaan wartawan soal pesan menjelang tahapan kampanye Pemilu 2024 segera dimulai.

Selain itu, Wapres juga berpesan pada penyelenggara Pemilu agar bersikap adil. Selain itu, ASN juga diminta netral.

“Dan penyelenggara Pemilu supaya tetap bersikap adil, begitu juga dari pihak keamanan semuanya harus bersikap netral, ASN, semuanya. kita harapkan kampanye nanti itu berjalan dengan baik,” harapnya.

Ma’ruf juga menyampaikan pesan untuk masyarakat agar tak terprovokasi kabar hoax sehingga tidak terbelah saat pelaksaan dan usai Pemilu 2024.

“Masyarakat jangan terprovokasi dengan isu-isu yang bisa membelah, isu-isu disinformasi, hoax, yang pasti ketika mengadakan Pemilu, selalu ada, tidak boleh terprovokasi dengan isu-isu yang tidak baik,” lanjutnya.

Mantan Ketua MUI itu menjelaskan soal pejabat pelaksana tugas yang sebelumnya disinggung dalam dialog dengan WNI di Slovakia. Ma’ruf mengatakan imbauan agar bersikap netral dan bersih ditujukan kepada semua pihak, termasuk para pejabat pelaksana tugas.

“Ya semua. Semua termasuk petugas, pejabat-pejabat Plt, semuanya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kasus Hotman Paris, MIO Desak Polisi Jangan Tebang Pilih
FWJI Kabupaten Bekasi Tempuh Jalur Hukum, RSP alias Ros Dilaporkan Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik
Guru ASN Sumenep Masuk DPO, Kepala Madrasah Akui Sudah Panggil dan Datangi Rumahnya
Kurang dari 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan di Guluk-Guluk
Guru PNS di Sumenep Masuk DPO Kasus Dugaan Penggelapan, Pengawal Kasus: Guru Harus Jadi Teladan
Polresta Sumenep Bongkar Peredaran Sabu Jaringan Sampang, Tiga Tersangka Diamankan
Kasus Curanmor di Lenteng Terungkap, Polisi Amankan Pria Berinisial AM
Mahfud MD Nilai Penangkapan Eks Kepala BGN Tepat, Soroti Tata Kelola Program MBG

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:05 WIB

Kasus Hotman Paris, MIO Desak Polisi Jangan Tebang Pilih

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:52 WIB

FWJI Kabupaten Bekasi Tempuh Jalur Hukum, RSP alias Ros Dilaporkan Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 03:51 WIB

Guru ASN Sumenep Masuk DPO, Kepala Madrasah Akui Sudah Panggil dan Datangi Rumahnya

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:48 WIB

Kurang dari 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan di Guluk-Guluk

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:41 WIB

Guru PNS di Sumenep Masuk DPO Kasus Dugaan Penggelapan, Pengawal Kasus: Guru Harus Jadi Teladan

Berita Terbaru

Ketua Umum MIO Indonesia AYS Prayogi.

Polhukam

Kasus Hotman Paris, MIO Desak Polisi Jangan Tebang Pilih

Minggu, 23 Agu 2026 - 23:05 WIB