JFOI Hadir di Pulau Sapeken, Penuhi Kebutuhan Internet Masyarakat Desa

Kamis, 20 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus KSDI Suntoro (kiri), Ketua BUMDes Jaya Husen Jamil (tengah) saat penandatanganan PKS Jaringan TelkoDesa, disaksikan Kades Pagerungan Besar Yulandi A. Rochim (kanan)

Pengurus KSDI Suntoro (kiri), Ketua BUMDes Jaya Husen Jamil (tengah) saat penandatanganan PKS Jaringan TelkoDesa, disaksikan Kades Pagerungan Besar Yulandi A. Rochim (kanan)

SUMENEP, detikkota.com – Geliat digitalisasi di tingkat desa semakin mendekati nyata seiring dengan hadirnya Jaringan Fiber Optik Iconnet (JFOI) di Pulau/Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur  bekerja sama dengan Koperasi Satelit Desa Indonesia (KSDI).

Langkah itu mendapat respon positif Pemerintah Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken mengingat kebutuhan jaringan informasi masyarakat setempat, terlebih di lingkungan pondok pesantren, sekolah dan warga lainnya.

Kepala Desa Pagerungan Besar, Yulandi A. Rochim mengatakan, peluang tersebut diambilnya melalui BUMDes Jaya dalam memperjuangkan pemenuhan kebutuhan masyarakarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“BUMDes kami bekerja sama dengan KSDI, koperasi yang menyediakan jasa layanan internet reseller dan telah mengantongi izin dari Menkominfo,” tuturnya, Rabu (202/4/2023).

Sementara Ketua BUMDes Jaya, Husen Jamil menyatakan, rata-rata setiap keluarga di desanya mengeluarkan biaya untuk membeli paket data tidak kurang dari Rp 150 ribu per bulan. Bila diakumulasi, perputaran uang di desanya tidak kurang dari Rp 100 juta per bulan, hanya untuk membeli kouta internet.

“Jika 25 persen saja dari total pengeluaran masyarakat beli paket data dikelola BUMDes, maka usaha dibidang itu akan dapat menghasilkan laba yang tidak sedikit. Itu juga bisa menambah penghasilan desa,” jelasnya.

Menurutnya, upaya menghadirkan layanan Telekomunikasi Desa (TelkoDesa) akan menunjang pembangunan desa, sekolah, pondok pesantren, dan tentunya UMKM yang ada di Desa Pagerungan Besar,” jelasnya.

Husen menambahkan, pihaknya telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan KSDI tentang Jaringan Telekomunikasi Desa berkecepatan max 100 Mbps.

Pengurus KSDI, Suntoro menjelaskan bahwa, jaringan interner tersebut bersumber dari Telkom yang disambungkan melalui tower di lahan Kecamatan Sapeken dan diarahkan ke tower BUMDes Pagerungan Besar.

“Dari sini akan didistribusikan kepada lebih dari 60 pelanggan,” imbuhnya.

Direncanakan, lanjutnya, jaringan internet itu bisa digunakan dan dinikmati oleh masyarakat, lembaga pendidikan, pelaku UMKM sekitar setelah Hari Raya Idul Fitri 2023.

“Semoga, setelah beroperasi masyarakat antusias berlangganan Telkodesa yang dikelola BUMDes Jaya,” harapnya.

Berita Terkait

Kadis PUTR Sumenep Tekankan Pentingnya RTRW dalam Pembangunan Daerah
Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-
Kapolres Sumenep Hadiri Tausiyah Tasyakuran dan Silaturahmi Bersama Syeh KH. Muhammad Husein Qadavi di Rubaru
Wabup Sumenep Pantau Tes CAT Rekrutmen BLUD RSUD, Pastikan Seleksi Transparan dan Bebas Intervensi
KPK Periksa 16 Saksi Kasus Dana Hibah Pokmas Jatim di Sumenep, Pengusaha MBG Ikut Dipanggil
Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa
Jadwal Puasa Sunah Zulhijah 1447 H Resmi Ditetapkan, Idul Adha Jatuh pada 27 Mei 2026
BMKG Prediksi 11 Daerah di Jatim Diguyur Hujan Lebat

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 11:45 WIB

Kadis PUTR Sumenep Tekankan Pentingnya RTRW dalam Pembangunan Daerah

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:33 WIB

Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:19 WIB

Kapolres Sumenep Hadiri Tausiyah Tasyakuran dan Silaturahmi Bersama Syeh KH. Muhammad Husein Qadavi di Rubaru

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:14 WIB

Wabup Sumenep Pantau Tes CAT Rekrutmen BLUD RSUD, Pastikan Seleksi Transparan dan Bebas Intervensi

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:23 WIB

KPK Periksa 16 Saksi Kasus Dana Hibah Pokmas Jatim di Sumenep, Pengusaha MBG Ikut Dipanggil

Berita Terbaru