Helikopter serang Apache AH64 Milik TNI-AD

Jumat, 13 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Helikopter Apache AH64

Helikopter Apache AH64

JAKARTA, detikkota.com – Helikopter Apache AH64 dipersenjatai dengan 16 peluru kendali berpandu laser Hellfire, 76 buah roket 70 mm dan atau dikombinasikan dengan kanon otomatis 30 mm yang membawa 1200 peluru high explosive.

Mesin Apache adalah dua mesin turboshaft T700-GE-701 buatan General Electric Aviation, Dengan dukungan mesin ini, Apache memiliki kemampuan menanjak dengan kecepatan 889 m/menit, kecepatan maksimum adalah 279 km/jam, daya jelajah non stop 1900 km.

Lama terbang mencapai3 jam 9 menit, dengan berat 5165kg dan maksimum berat saat take off 10433kg.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Radar:
– Keakuratan penghancuran pada jarak yang lebih jauh

– Beroperasi siang maupun malam
– Mengidentifikasi 128 target dalam waktu kurang satu menit
– Integrasi sensor

Persenjataan:
– Kanon otomatis 30 mm Boeing M230 dengan kecepatan menembak 625 peluru dalam satu menit. Amunisi yang diangkut adalah sebanyak 1200 peluru.

– Peluru kendali udara ke darat Lockheed .Martin/Boeing AGM-114 D Longbow Hellfire, dengan jangkauan sasaran 8 – 12 km.

– Dapat dilengkapi juga dengan peluru kendali udara ke udara (Stinger, AIM 9 Side winder, Mistral dan Sidearm)

  • Dilengkapi juga dengan Hydra, yang merupakan system senjata penghancur lebih presisi (Advanced Precision Kill Weapon System – APKWS), merupakan keluarga dari roket 70 mm berpandu atau tidak berpandu.

Bahkan sudah dilengkapi dengan APKWS II, dengan system pandu –laser merupakan kerja sama dengan BAE System.

– Dalam operasi tempur, Apache membawa 16 peluru kendali Hellfire dan 4 peluru kendali udara ke udara.

Helikopter inipun dilengkapi dengan :
– AN/APR-39 A (V) radar warning receiver dari Northrop Grumman dan Lockheed Martin.

– AN/APR-48 A Radar Frequency Interferometer Electronic Support Acquisition System

– AN/ALQ-144 Infrared countermeasures dari BAE System

– AN/AVR-2 laser warning receiver dari Goodrich

– AN/ALQ-136 (V) radar jammed dari ITT

(Dw.A/Red)

Berita Terkait

Direktur BPRS Bhakti Sumekar: Hardiknas 2026 Momentum Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Generasi Muda
Hardiknas 2026, Dinkes P2KB Sumenep Tegaskan Pendidikan Berkualitas Butuh Gerakan Bersama
Direktur RSUD dr H Moh Anwar Sumenep: Hardiknas 2026 Momentum Cetak Generasi Sehat dan Cerdas
Polres Sumenep Gelar Apel Siaga dan Patroli Besar, Antisipasi Kerawanan May Day
Polres Sumenep Gelar Rikkes Berkala 2026, Pastikan Kesehatan Personel Tetap Prima
Koordinator SPPG Sumenep Pastikan Laporan MBG Kalianget dan Pragaan Segera Dikirim ke KPPG Surabaya
Kuasa Hukum Soroti Dugaan Jaringan dalam Kasus Kredit BRI Sumenep
Polres Sumenep Perketat Pengawasan Layanan SIM, Pastikan Proses Transparan dan Profesional

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:34 WIB

Direktur BPRS Bhakti Sumekar: Hardiknas 2026 Momentum Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Generasi Muda

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:01 WIB

Hardiknas 2026, Dinkes P2KB Sumenep Tegaskan Pendidikan Berkualitas Butuh Gerakan Bersama

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:58 WIB

Direktur RSUD dr H Moh Anwar Sumenep: Hardiknas 2026 Momentum Cetak Generasi Sehat dan Cerdas

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:04 WIB

Polres Sumenep Gelar Apel Siaga dan Patroli Besar, Antisipasi Kerawanan May Day

Kamis, 30 April 2026 - 12:07 WIB

Polres Sumenep Gelar Rikkes Berkala 2026, Pastikan Kesehatan Personel Tetap Prima

Berita Terbaru