Soal Pemdes di Kepulauan Wajib Beli TV dan Laptop, Begini Penjelasan DPMD Sumenep

Sabtu, 16 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf.

SUMENEP, detikkota.com – Pengakuan salah seorang Kepala Desa (Kades) di wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur yang diwajibkan membeli tv dan laptop melalui Dana Desa (DD) mendapat tanggapan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) setempat.

Kepala DPMD Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf menjelaskan, bahwa pangadaan 2 barang elektronik tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program ‘Literasi dan Digitalisasi Desa’.

“Itu dalam rangka literasi dan digitalisasi desa. Bahasa sederhanaya untuk perpustakaan digital. Karena di situ ada buku-buku, pelatihan, bimtek dan itu sebagai sarpras untuk mendukung program tersebut,” jelasnya, Jumat (15/9/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pelaksanaan program tersebut, lanjut Anwar, setiap desa dilakukan pendampingan secara bertahap sampai terbentuk sumber daya manusia (SDM) yang siap menjalankan program literasi dan digitalisasi desa.

Ditanya apakah program tersebut hanya diwajibkan bagi desa di wilayah kepulauan? Anwar menampik. Namun, Pemkab Sumenep mendorong pemerintah desa untuk memprioritaskan program literasi dan digitalisasi desa, baik di daratan maupun di kepulauan.

“Tidak wajib untuk semua desa, yang bersedia saja. Sesuai kemampuan keuangan. Sebab, jika bicara soal digital, kan sudah menjadi kebutuhan, dan kita semua nanti menuju desa digital,” tuturnya.

Mengenai besaran anggaran, kata Anwar, tentu sesuai merk barang yang dipesan oleh desa yang melaksanakan program tersebut.

“Itu (besaran anggaran) lebih jelasnya dengan desa dan penyedianya,” imbuhnya.

Kadis DPMD itu juga membantah jika pembelian tv dan laptop harus pada 1 perusahaan tertentu.

“Itu (harus beli ke perusahaan tertente) tidak benar. Silahkan beli pada perusahaan mana saja,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah desa di wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur diwajiban membeli tv dan laptop melalui Dana Desa (DD) tahun 2023.

Anggaran untuk membeli 2 barang elektronik itu berkisar Rp40 jutaan dan harus membeli ke 1 perusahaan penyedia TV dan laptop tertentu.

Kepala Desa (Kades) Arjasa, Nurul Anwar membenarkan adanya kewajiban membeli tv dan laptop tersebut.

“Iya benar, sekarang harus beli tv sama laptop,” sebutnya, Kamis (14/9/2023).

Program tersebut, lanjutnya, menjadi kewajiban berdasarkan arahan dari pendamping desa.

“Program itu diwajibkan katanya pendamping, dan anggarannya dari DD,” imbuhnya.

Nono, sapaan akrap Nurul Anwar mengaku belum bisa memberikan keterangan lebih rinci tentan pemanfaatan tv dan laptop tersebut.

“Lebih jelasnya, sampean konfirmasi ke pendamping,” pintanya.

Terpisah, Pendamping Desa/Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Nong saat dikonfirmasi membenarkan adanya program pengadaan tv dan laptop di setiap desa.

“Itu langsung dari Kabupaten, dananya dari DD,” jawabnya, singkat.

Berita Terkait

Ribuan PPPK Paruh Waktu di Lumajang Tidak Terima THR 2026, Pemkab Beri Penjelasan
Wali Kota Probolinggo Sambut Kunjungan Danrem 083/BDJ di Makodim 0820
Pemkot Probolinggo Buka Ramadan Fest dan Pasar Murah 2026 di GOR Ahmad Yani
Jalan Cilulumpang–Parang Gombong Bergeser, DPUTR Purwakarta Tunggu Komitmen PJT II
Pemkab Bangkalan Gandeng Balai Besar Perbenihan Surabaya, Kembangkan Tebu dan Kelapa untuk Swasembada Gula
Pemkab Lumajang Buka Program Mudik Gratis 2026, Prioritaskan Keselamatan Pemudik
Dedi Juhari Sampaikan Perkembangan Tiga Raperda Inisiatif DPRD Purwakarta
Pemkab Sumenep Kurangi Jam Kerja ASN Selama Ramadan 1447 H

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 10:42 WIB

Ribuan PPPK Paruh Waktu di Lumajang Tidak Terima THR 2026, Pemkab Beri Penjelasan

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:57 WIB

Wali Kota Probolinggo Sambut Kunjungan Danrem 083/BDJ di Makodim 0820

Sabtu, 21 Februari 2026 - 21:19 WIB

Pemkot Probolinggo Buka Ramadan Fest dan Pasar Murah 2026 di GOR Ahmad Yani

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:47 WIB

Jalan Cilulumpang–Parang Gombong Bergeser, DPUTR Purwakarta Tunggu Komitmen PJT II

Sabtu, 21 Februari 2026 - 07:39 WIB

Pemkab Bangkalan Gandeng Balai Besar Perbenihan Surabaya, Kembangkan Tebu dan Kelapa untuk Swasembada Gula

Berita Terbaru