Kecewa Terhadap Kinerja Satgas Covid-19 Kota Surabaya, Warga Ancam Layangkan Surat ke Presiden

Rabu, 16 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekjen LARM-GAK & ORMAS HIPPMA bersama Satgas Covid-19 Kota Surabaya

Sekjen LARM-GAK & ORMAS HIPPMA bersama Satgas Covid-19 Kota Surabaya

SURABAYA, detikkota.com – Baihaki Akbar, S.E., S.H., Sekjen LARM-GAK & ORMAS HIPPMA, sangat kecewa dengan kinerja Satgas Covid-19 Kota Surabaya, yang belum menindak lanjuti aduan secara langsung dari LARM-GAK & ORMAS HIPPMA.

Aduan tersebut terkait masih di bukanya tempat hiburan malam Cafe Palapa Kapas Sari, yang buka mulai dari siang hari sampai larut malam.

Baihaki Akbar, selaku sekjen LARM-GAK & ORMAS HIPPMA meminta kepada Satgas Covid-19 Kota Surabaya, Satpol PP, POLRI dan TNI untuk segera mengambil langkah tegas untuk menutup Cafe Palapa Kapas Sari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia melihat ada ketidak Adilan di Kota Pahlawan itu, sebab tempat Pendidikan (Sekolah) di batasi tapi tempat hiburan malam (Cafe Palapa Kapas Sari) di biarkan begitu saja tanpa melaksanakan protokol kesehatan.

“Cafe Palapa Kapas Sari, sudah dengan sengaja melanggar Inpres No 6 Tahun 2020, Pergub Jatim No 53 Tahun 2020 dan Perwali Kota Surabaya No 33 Tahun 2020, dan saya sebagai warga Kota Surabaya merasa ada tembang pilih dalam penegakan supremasi hukum terkait pelanggar Covid-19 di Kota Surabaya,” jelasnya, Rabu (16/12/2020).

“Sekali lagi kami meminta dengan tegas kepada Pemerintah Kota Surabaya, Satgas Covid-19 Kota Surabaya, Satpol PP, Polri dan TNI untuk segera mengambil langkah tegas untuk menutup Cafe Palapa Kapas Sari,” pintanya.

Tak segan-segan mereka juga mengancam akan melayangkan surat kepada Gubernur Jawa Timur dan bahkan kepada Presiden Republik Indonesia apabila keinginan mereka tidak di indahkan.

“Apa bila Pemerintah Kota Surabaya dan jajaran samping tidak menindak lanjuti maka kami akan mengirim surat kepada Gubernur Jawa Timur, Presiden Republik Indonesia dan Kapolri, bukan itu saja dan kami sendiri yang akan turun untuk menutup Cafe Palapa Kapas Sari tersebut,” tutupnya. (Redho)

Berita Terkait

Ratusan Casis Polri 2026 di Polres Sumenep Lolos Rikmin Awal
Satresnarkoba Polres Sumenep Bongkar Peredaran Sabu dan Inex, Satu Tersangka Diamankan
Polsek Guluk-Guluk Ringkus Pelaku Curas Lansia, Ditangkap di Pamekasan
Satreskrim Polres Sumenep Ungkap Kasus Pencurian Kotak Amal Masjid, Satu Pelaku Ditangkap
BMKG Ungkap Ciri Pancaroba, Waspadai Hujan Lebat dan Awan Cumulonimbus
Polres Sumenep Tegaskan Seleksi Polri 2026 Harus Bersih dan Transparan
Darurat BBM di Kepulauan Sumenep, Harga Melonjak hingga Rp30 Ribu dan Stok Nihil, Sekolah Lumpuh Nelayan Tak Melaut
Arus Balik Tol Trans Jawa Kondusif, 2,9 Juta Kendaraan Masuk Jakarta

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 11:03 WIB

Ratusan Casis Polri 2026 di Polres Sumenep Lolos Rikmin Awal

Minggu, 5 April 2026 - 22:29 WIB

Satresnarkoba Polres Sumenep Bongkar Peredaran Sabu dan Inex, Satu Tersangka Diamankan

Jumat, 3 April 2026 - 13:00 WIB

Polsek Guluk-Guluk Ringkus Pelaku Curas Lansia, Ditangkap di Pamekasan

Jumat, 3 April 2026 - 12:48 WIB

Satreskrim Polres Sumenep Ungkap Kasus Pencurian Kotak Amal Masjid, Satu Pelaku Ditangkap

Kamis, 2 April 2026 - 12:29 WIB

BMKG Ungkap Ciri Pancaroba, Waspadai Hujan Lebat dan Awan Cumulonimbus

Berita Terbaru

Siswa SMPN 3 Banyuwangi mengolah sampah organik menjadi kompos dan produk ramah lingkungan saat dikunjungi Bupati Banyuwangi.

Pendidikan

SMPN 3 Banyuwangi Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Rabu, 8 Apr 2026 - 11:18 WIB