Pemkot Surabaya Akan Gelar Doa Lintas Agama Sambut Tahun Baru 2026

Minggu, 28 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

SURABAYA, detikkota.com – Pemerintah Kota Surabaya akan menggelar doa bersama lintas agama di Balai Kota Surabaya pada malam pergantian Tahun Baru 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari perayaan tahun baru yang dikemas secara sederhana sebagai wujud empati terhadap para korban bencana alam di Sumatra dan sejumlah wilayah lain di Indonesia.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan doa lintas agama menjadi momentum kebersamaan seluruh elemen masyarakat Surabaya yang berasal dari beragam latar belakang agama, di antaranya Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu.

“Di Surabaya, pada malam tahun baru kita awali dengan doa lintas agama. Kita berdoa bersama sesuai keyakinan masing-masing. Setelah itu, silakan ada kegiatan lain, tetapi tidak berlebihan,” ujar Eri Cahyadi, Minggu (28/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Eri berharap doa bersama tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, melainkan sarana introspeksi bagi warga Surabaya dalam menyambut pergantian tahun.
“Setiap pergantian tahun, usia kita bertambah. Sudah sejauh mana kita bermanfaat bagi orang lain,” ungkapnya.

Selain doa lintas agama, Pemkot Surabaya juga menetapkan larangan penggunaan kembang api selama perayaan malam tahun baru. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk kepedulian dan empati terhadap masyarakat yang tengah terdampak bencana alam.

“Kita ingin memiliki rasa empati. Saudara-saudara kita masih dalam kondisi sulit setelah bencana. Karena itu, kami melarang kembang api agar perayaan tidak berlebihan,” tegas Eri.

Wali Kota Eri juga menegaskan pelarangan penggunaan knalpot brong guna menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan masyarakat selama malam pergantian tahun.
Terkait penegakan aturan, Eri menilai pendekatan sanksi sosial lebih efektif dibandingkan sanksi hukum.

Menurutnya, kesadaran kolektif masyarakat akan menjadi pengingat yang kuat bagi pelanggar. “Jika ada yang menyalakan kembang api lalu viral, sanksi sosial itu jauh lebih berat. Masyarakat akan menilai sendiri,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Eri turut menyampaikan apresiasi atas tingginya solidaritas warga Surabaya terhadap korban bencana. Selama dua pekan terakhir, donasi kemanusiaan yang berhasil dihimpun mencapai Rp8,9 miliar dalam bentuk uang tunai serta Rp1,2 miliar dalam bentuk barang.

“Ini menunjukkan kepedulian warga Surabaya sangat luar biasa. Mari kita awali malam tahun baru dengan doa agar Surabaya dijauhkan dari bencana dan kita semua diberi keselamatan,” pungkasnya.

Pemerintah Kota Surabaya menegaskan komitmennya untuk mengedepankan empati, rasa syukur, serta kepedulian terhadap sesama sebagai fondasi membangun kota yang beradab dan berperikemanusiaan.

Penulis : Sur

Editor : Red

Berita Terkait

Kadis PUTR Sumenep Tekankan Pentingnya RTRW dalam Pembangunan Daerah
Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-
Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa
Presiden Prabowo Optimistis Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa
Pemkab Sumenep Perketat Pengawasan Program BSPS 2026
Sekda Sumenep Minta KORPRI Adaptif dan Inovatif Hadapi Tantangan Birokrasi Digital
Wabup Sumenep Tekankan Muskab KORPRI Jadi Momentum Perkuat Profesionalisme ASN
Disnaker Kabupaten Probolinggo Gelar Pelatihan Pengolahan Hasil Pertanian untuk Generasi Muda

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 11:45 WIB

Kadis PUTR Sumenep Tekankan Pentingnya RTRW dalam Pembangunan Daerah

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:33 WIB

Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:04 WIB

Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:18 WIB

Presiden Prabowo Optimistis Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:17 WIB

Pemkab Sumenep Perketat Pengawasan Program BSPS 2026

Berita Terbaru