Aksi PMII UNIBA Memanas, Kepala Disbudporapar Sumenep Walk Out dari Dialog

Senin, 29 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Aksi demonstrasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Bahauddin Mudhary (UNIBA) Madura di Kantor Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Senin (29/12/2026), berlangsung tegang. Dialog antara massa aksi dan pihak Disbudporapar memanas hingga berujung Kepala Dinas meninggalkan lokasi tanpa adanya kesepakatan tuntutan.

Aksi yang diikuti puluhan mahasiswa PMII UNIBA Madura tersebut menyoroti dugaan kegagalan Disbudporapar Kabupaten Sumenep dalam menjalankan fungsi pengawasan, pembinaan, dan penegakan aturan, khususnya terhadap Tempat Hiburan Malam (THM) serta pengelolaan sektor pariwisata daerah.

Dalam dialog terbuka, Mohammad Iksan, S.Pd., MT., selaku Kepala Disbudporapar Kabupaten Sumenep, menyampaikan bahwa pihaknya mengklaim telah berupaya maksimal sepanjang tahun berjalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sudah berjuang semaksimal mungkin. Soal kalender event, semakin sedikit justru semakin baik, dan sektor pariwisata kami rasa sudah lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya,” ujar Mohammad Iksan.

Pernyataan tersebut langsung mendapat respons dari massa aksi. Aditya Aprianto, salah satu peserta aksi, mempertanyakan konsistensi kebijakan Disbudporapar dengan regulasi nasional.

“Sudah jelas ada perintah refocusing dari kegiatan seremonial ke pembangunan yang berkelanjutan sebagaimana Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 dan Permendagri. Namun faktanya, Disbudporapar masih terjebak pada pola lama,” ungkap Aditya Aprianto.

Ia juga menyoroti lemahnya sikap pemerintah daerah dalam menindak Tempat Hiburan Malam (THM) yang diduga melanggar aturan.

“Bahkan untuk memberikan rekomendasi penutupan THM yang melanggar saja tidak berani,” lanjutnya.

Selain itu, Aditya mempertanyakan klaim pihak dinas yang menyebut selalu terlibat dalam razia THM.

“Ketika ditanya THM mana saja yang ditindak atau direkomendasikan untuk ditutup, pihak Disbudporapar justru tidak mampu memberikan jawaban yang jelas dan terkesan berputar-putar,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Akil, selaku Koordinator Lapangan Aksi PMII UNIBA Madura, menyampaikan penegasan atas sikap pemerintah daerah.

“Jawaban yang disampaikan tidak menjawab substansi persoalan. Ini menunjukkan lemahnya fungsi pengawasan dan adanya pembiaran terhadap pelanggaran,” tegas Akil.

Situasi dialog semakin memanas ketika sejumlah pertanyaan massa aksi tidak mendapatkan jawaban konkret. Tanpa penjelasan lanjutan, Kepala Disbudporapar Kabupaten Sumenep bersama jajarannya memilih masuk kembali ke dalam kantor.

Sikap tersebut memicu kekecewaan massa aksi. Sebagai bentuk protes, massa aksi melakukan pembakaran ban di depan kantor Disbudporapar Kabupaten Sumenep.

PMII UNIBA Madura menegaskan bahwa aksi ini bukan yang terakhir.

“Jika tuntutan kami tidak ditindaklanjuti dan masih terkesan ada yang ditutup-tutupi, kami akan kembali melakukan aksi lanjutan. Ini adalah komitmen kami,” tegas Akil.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Disbudporapar Kabupaten Sumenep belum memberikan keterangan resmi lanjutan terkait tuntutan massa aksi PMII UNIBA Madura.

Penulis : M/M

Editor : Red

Berita Terkait

Polres Sumenep dan UPT PPD Perluas Layanan Pajak hingga Pulau Raas
Ratusan Casis Polri 2026 di Polres Sumenep Lolos Rikmin Awal
BMKG Ungkap Ciri Pancaroba, Waspadai Hujan Lebat dan Awan Cumulonimbus
Polres Sumenep Tegaskan Seleksi Polri 2026 Harus Bersih dan Transparan
Darurat BBM di Kepulauan Sumenep, Harga Melonjak hingga Rp30 Ribu dan Stok Nihil, Sekolah Lumpuh Nelayan Tak Melaut
Arus Balik Tol Trans Jawa Kondusif, 2,9 Juta Kendaraan Masuk Jakarta
Puncak Arus Balik Lebaran, Pelabuhan Ketapang Dipadati Kendaraan
Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 12:22 WIB

Polres Sumenep dan UPT PPD Perluas Layanan Pajak hingga Pulau Raas

Selasa, 7 April 2026 - 11:03 WIB

Ratusan Casis Polri 2026 di Polres Sumenep Lolos Rikmin Awal

Kamis, 2 April 2026 - 12:29 WIB

BMKG Ungkap Ciri Pancaroba, Waspadai Hujan Lebat dan Awan Cumulonimbus

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:40 WIB

Polres Sumenep Tegaskan Seleksi Polri 2026 Harus Bersih dan Transparan

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:26 WIB

Darurat BBM di Kepulauan Sumenep, Harga Melonjak hingga Rp30 Ribu dan Stok Nihil, Sekolah Lumpuh Nelayan Tak Melaut

Berita Terbaru