Bangkalan Surplus Beras, Bupati Pastikan Ketahanan Pangan Aman hingga 13 Bulan

Kamis, 8 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bangkalan Lukman Hakim saat mengikuti zoom meeting Swasembada Pangan dan Panen Raya Nasional di Pendopo Agung Bangkalan.

Bupati Bangkalan Lukman Hakim saat mengikuti zoom meeting Swasembada Pangan dan Panen Raya Nasional di Pendopo Agung Bangkalan.

BANGKALAN, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Bangkalan mencatat capaian positif di sektor pertanian dengan surplus produksi beras pada tahun 2025. Ketersediaan beras di Bangkalan dipastikan mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat hingga 13 bulan ke depan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, saat mengikuti zoom meeting Pengumuman Swasembada Pangan dan Panen Raya Nasional yang dipimpin Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Rabu (7/1/2026). Kegiatan tersebut diikuti jajaran Forkopimda, perangkat daerah, serta perwakilan petani di Aula Rapat Pendopo Agung Bangkalan.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Indonesia pada tahun 2025 berhasil mencapai swasembada beras sehingga tidak lagi bergantung pada impor. Keberhasilan tersebut disebut sebagai hasil kolaborasi berbagai pihak dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejalan dengan capaian nasional tersebut, Bupati Lukman Hakim menjelaskan bahwa produksi beras Kabupaten Bangkalan pada tahun 2025 mencapai 205.477 ton. Sementara kebutuhan konsumsi masyarakat tercatat sekitar 96.864 ton per tahun, sehingga terdapat surplus sebesar 108.612 ton atau setara ketersediaan pangan selama 13 bulan.

“Ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan di Kabupaten Bangkalan berada dalam kondisi aman dan sangat mencukupi,” ujar Lukman Hakim.

Ia juga mengungkapkan bahwa produksi padi di Bangkalan terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2024, luas panen mencapai 49.800 hektare dengan produksi 163.762 ton dan surplus 66.928 ton. Sedangkan pada tahun 2025, luas panen meningkat menjadi 65.858 hektare dengan produksi 205.477 ton.

Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bangkalan dalam mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus nasional. Ke depan, Pemkab Bangkalan akan mendorong modernisasi pertanian dan pengembangan hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah hasil panen serta kesejahteraan petani.

“Salah satu target ke depan adalah pengembangan industri penggilingan padi di Bangkalan agar kebutuhan beras dapat dipenuhi secara mandiri,” tegasnya.

Dengan adanya penggilingan padi lokal, diharapkan hasil panen petani dapat terserap secara optimal sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan beras masyarakat, termasuk untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bangkalan.

Penulis : AS

Editor : AS

Berita Terkait

Kapolresta Sumenep Imbau Masyarakat Waspada Erupsi Gunung Anak Krakatau
Banyuwangi Kembangkan Sistem Refill untuk Tekan Sampah Kemasan Sekali Pakai
82 Personel Polresta Sumenep Disiagakan Amankan Tongtong Se-Madura, Kemacetan Jadi Perhatian
Kebakaran Kawah Ijen Meluas, Bupati Banyuwangi Usulkan Helikopter Water Bombing
Polemik Perubahan Desil Mencuat, Pemuda Muhammadiyah Sumenep Siap Kawal Data Warga Miskin
Gangguan Mati Listrik Berjam-jam, Ronald Soroti Lambannya Penanganan PLN UP3 Purwakarta
Peziarah Keluhkan Anjal dan Pengemis di Ampel, Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan
Musim Kemarau, Pemkab Sumenep Larang Warga Buka Lahan dengan Cara Dibakar

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 12:32 WIB

Kapolresta Sumenep Imbau Masyarakat Waspada Erupsi Gunung Anak Krakatau

Sabtu, 5 September 2026 - 17:02 WIB

82 Personel Polresta Sumenep Disiagakan Amankan Tongtong Se-Madura, Kemacetan Jadi Perhatian

Sabtu, 5 September 2026 - 16:33 WIB

Kebakaran Kawah Ijen Meluas, Bupati Banyuwangi Usulkan Helikopter Water Bombing

Jumat, 4 September 2026 - 05:16 WIB

Polemik Perubahan Desil Mencuat, Pemuda Muhammadiyah Sumenep Siap Kawal Data Warga Miskin

Jumat, 4 September 2026 - 04:54 WIB

Gangguan Mati Listrik Berjam-jam, Ronald Soroti Lambannya Penanganan PLN UP3 Purwakarta

Berita Terbaru