Diduga Alergi Kritik, Komunikasi Warga dan Jurnalis dengan Kepala DPUTR Purwakarta Disebut Diblokir

Jumat, 6 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor DPUTR Purwakarta.

Kantor DPUTR Purwakarta.

PURWAKARTA, detikkota.com – Sejumlah warga Kabupaten Purwakarta menyampaikan keluhan terhadap sikap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Purwakarta, Didi Garnadi, yang dinilai kurang responsif terhadap masukan masyarakat.

Keluhan tersebut berkaitan dengan dugaan tertutupnya akses komunikasi antara warga dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya saat masyarakat menyampaikan aspirasi terkait kondisi infrastruktur jalan dan proyek pembangunan di sejumlah wilayah.

Salah satu warga mengaku telah mencoba menyampaikan laporan mengenai jalan berlubang, infrastruktur yang rusak, serta pelaksanaan proyek yang dinilai kurang efektif melalui pesan WhatsApp kepada Kepala Dinas DPUTR. Namun, laporan tersebut tidak mendapatkan tanggapan, bahkan nomor pengirim diduga diblokir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi serupa juga dialami oleh seorang jurnalis yang berupaya menghubungi Kepala DPUTR untuk menyampaikan informasi dan meminta konfirmasi secara profesional. Upaya tersebut disebut tidak mendapat respons.

“Pejabat publik seharusnya terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat. Ini justru terkesan menghindar dan memutus komunikasi,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Warga menilai sikap tersebut tidak sejalan dengan tanggung jawab pejabat publik yang semestinya cepat merespons laporan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan keselamatan pengguna jalan dan pelayanan dasar.

Selain itu, masyarakat mempertanyakan sikap Kepala DPUTR yang dinilai kurang terbuka terhadap kritik. Menurut warga, partisipasi masyarakat seharusnya dipandang sebagai bentuk kepedulian, bukan dianggap sebagai gangguan.

“Kami kecewa. Jabatan itu amanah. Kalau tidak siap menerima kritik, seharusnya tidak berada di posisi publik,” kata warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya menghubungi Kepala DPUTR Purwakarta untuk memperoleh klarifikasi dan tanggapan resmi terkait keluhan tersebut. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab guna menjaga prinsip keberimbangan informasi.

Penulis : Nal

Editor : Nal

Berita Terkait

Disdukcapil Sumenep Matangkan Penerapan Pemblokiran Layanan Publik bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah
Bulan Bung Karno, Bupati Sumenep Ajak ASN dan Karyawan BUMD Kenakan Peci Nasional Selama Juni
Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Nilai Kebangsaan
Pemkab Sumenep Kembali Raih Opini WTP untuk Kesembilan Kalinya
Sumenep Siap Terapkan Penundaan Layanan Adminduk bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah
Kadis PUTR Sumenep Tekankan Pentingnya RTRW dalam Pembangunan Daerah
Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-
Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:03 WIB

Disdukcapil Sumenep Matangkan Penerapan Pemblokiran Layanan Publik bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:03 WIB

Bulan Bung Karno, Bupati Sumenep Ajak ASN dan Karyawan BUMD Kenakan Peci Nasional Selama Juni

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:12 WIB

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Nilai Kebangsaan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:05 WIB

Pemkab Sumenep Kembali Raih Opini WTP untuk Kesembilan Kalinya

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:30 WIB

Sumenep Siap Terapkan Penundaan Layanan Adminduk bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah

Berita Terbaru