Pemkab Lumajang Pastikan Nasib PPPK Aman di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 4 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUMAJANG, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Lumajang memastikan kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan tidak berdampak pada keberlangsungan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Sekretaris Daerah Lumajang, Agus Triyono, mengatakan efisiensi anggaran merupakan bagian dari kebijakan nasional yang harus dijalankan pemerintah daerah. Namun, penyesuaian tersebut difokuskan pada belanja non-prioritas tanpa menyentuh tenaga kerja.

“Efisiensi ini kami arahkan pada belanja yang kurang prioritas, seperti kegiatan seremonial, tanpa mengurangi kualitas pelayanan maupun menyentuh tenaga PPPK,” ujar Agus, Sabtu (4/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, keberadaan PPPK memiliki peran penting dalam pelayanan publik, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, hingga administrasi pemerintahan.

Saat ini, total aparatur di lingkungan Pemkab Lumajang mencapai sekitar 11 ribu orang, terdiri dari PNS dan PPPK, termasuk sekitar 4.320 PPPK paruh waktu. Seluruhnya dipastikan tetap mendapatkan kepastian kerja.

“Kami ingin memberikan ketenangan kepada seluruh PPPK di Lumajang. Tidak perlu khawatir, posisi mereka aman dan tetap menjadi bagian penting dalam mendukung jalannya pemerintahan,” tegasnya.

Selain itu, Pemkab Lumajang menilai struktur belanja pegawai dalam APBD masih dalam batas aman, yakni sedikit di atas ambang 30 persen sesuai ketentuan regulasi hubungan keuangan pusat dan daerah.

Kondisi tersebut dinilai masih memberikan ruang fiskal yang cukup bagi pemerintah daerah untuk menjaga keseimbangan antara efisiensi anggaran dan perlindungan tenaga kerja.

Pemkab Lumajang juga berkomitmen untuk terus menjaga kualitas pelayanan publik di tengah kebijakan efisiensi dengan memperkuat pengelolaan anggaran agar lebih efektif dan tepat sasaran.

Penulis : Ar/An

Editor : Red

Berita Terkait

Kadis PUTR Sumenep Tekankan Pentingnya RTRW dalam Pembangunan Daerah
Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-
Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa
Presiden Prabowo Optimistis Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa
Pemkab Sumenep Perketat Pengawasan Program BSPS 2026
Sekda Sumenep Minta KORPRI Adaptif dan Inovatif Hadapi Tantangan Birokrasi Digital
Wabup Sumenep Tekankan Muskab KORPRI Jadi Momentum Perkuat Profesionalisme ASN
Disnaker Kabupaten Probolinggo Gelar Pelatihan Pengolahan Hasil Pertanian untuk Generasi Muda

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 11:45 WIB

Kadis PUTR Sumenep Tekankan Pentingnya RTRW dalam Pembangunan Daerah

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:33 WIB

Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:04 WIB

Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:18 WIB

Presiden Prabowo Optimistis Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:17 WIB

Pemkab Sumenep Perketat Pengawasan Program BSPS 2026

Berita Terbaru