Ada Penambahan 3 OPD Baru di Sumenep, Sekdakab: Efektif Januari 2024

Selasa, 19 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sumenep, Edy Rasyadi.

Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sumenep, Edy Rasyadi.

SUMENEP, detikkota.com – Usai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pembentukan dan Susunan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) disetujui dan ditandatangani oleh Bupati dan Ketua DPRD setempat, maka dipastikan ada penambahan jumlah OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur.

Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sumenep, Edy Rasyadi mengatakan, dalam Raperda tersebut ada penambahan 3 OPD. Tiga OPD yang baru dibentuk, lanjutnya, yakni Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida), Badan Pendapatan Daerah, dan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker).

Dengan adanya penambahan tersebut, maka jumlah OPD di lingkungan Pemkab Sumenep menjadi 27 dari semula 24 satuan kerja, baik dinas, badan dan kantor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Paling lambat awal Januari 2024 kebutuhan tenaga dan jabatan di tiga OPD baru tersebut sudah terisi. Penyusunan APBD 2024 juga akan disesuaikan dengan susunan OPD yang baru. Alokasi anggaran untuk program kegiatan tiga OPD itu akan disiapkan mulai tahun depan,” jelasnya, Senin (18/9/2023).

Selain satker yang sama sekali baru, kata Edy, penambahan OPD baru juga karena pemisahan beberapa urusan yang satu rumpun menjadi satuan kerja tersendiri.

“Penambahan OPD itu untuk memaksimalkan kinerja perangkat daerah sesuai tugas pokok dan fungsinya,” imbuh Edy.

Edy menambahkan, satker baru yang dibentuk berupa Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida), sedangkan 2 satker lain sifatnya pemisahan. Keduanya adalah Badan Pendapatan Daerah dan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker).

“Pendapatan Daerah sebelumnya satu rumpun dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah. Kemudian Disnaker semula bergabung ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu,” pungkasnya.

Berita Terkait

Disdukcapil Sumenep Matangkan Penerapan Pemblokiran Layanan Publik bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah
Bulan Bung Karno, Bupati Sumenep Ajak ASN dan Karyawan BUMD Kenakan Peci Nasional Selama Juni
Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Nilai Kebangsaan
Pemkab Sumenep Kembali Raih Opini WTP untuk Kesembilan Kalinya
Sumenep Siap Terapkan Penundaan Layanan Adminduk bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah
Kadis PUTR Sumenep Tekankan Pentingnya RTRW dalam Pembangunan Daerah
Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-
Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:03 WIB

Disdukcapil Sumenep Matangkan Penerapan Pemblokiran Layanan Publik bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:03 WIB

Bulan Bung Karno, Bupati Sumenep Ajak ASN dan Karyawan BUMD Kenakan Peci Nasional Selama Juni

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:12 WIB

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Nilai Kebangsaan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:05 WIB

Pemkab Sumenep Kembali Raih Opini WTP untuk Kesembilan Kalinya

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:30 WIB

Sumenep Siap Terapkan Penundaan Layanan Adminduk bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah

Berita Terbaru