Banyuwangi Rekrut Ratusan Relawan Kesehatan Dokter – Perawat Untuk Percepat Vaksinasi

Minggu, 1 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Untuk mempercepat proses vaksinasi, Pemkab Banyuwangi membuka pendaftaran relawan tim Satgas Kesehatan. Total dibuka rekrutmen untuk 130 orang, dengan rincian 30 dokter umum, 50 perawat, dan 50 bidan. Para relawan akan membantu percepatan vaksinasi di Puskesmas-Puskesmas.

“Kami membutuhkan tambahan tenaga kesehatan untuk percepatan vaksinasi. Tugas para relawan door to door vaksinasi maupun di Puskesmas,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Minggu (1/8).

Persyaratan relawan maksimal berusia 30 tahun. Telah mengikuti pendidikan profesi dokter (dokter), keperawatan (perawat), DIII/D-IV Kebidanan (bidan), dan telah memiliki Surat Tanda Registrasi (STR).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ipuk menjelaskan para relawan Satgas Kesehatan ini nantinya akan dikontrak selama tiga bulan. Pemkab Banyuwangi akan memberikan honor bulanan.

Pendaftaran relawan percepatan vaksinasi ini dimulai 2-7 Agustus. Bagi tenaga kesehatan yang berminat menjadi relawan dapat mengakses http//.www.bit.ly/BwiGotongroyongvaksinasi.

Ipuk mengatakan. saat ini Banyuwangi terus melakukan percepatan vaksinasi. Berbagai upaya telah ditempuh selain berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mendapat tambahan alokasi vaksin, Pemkab Banyuwangi juga telah memulai vaksinasi pelajar.

Pemkab Banyuwangi juga membuka pendaftaran secara daring atau registrasi secara online guna mengatur alur vaksinasi. Masyarakat yang mendaftar melalui online juga telah mulai dilakukan vaksinasi.

“Untuk mempermudah dan mempercepat vaksinasi, kami telah mengatur skema vaksin door to door. Untuk itu kami membutuhkan tenaga para relawan,” tambah Ipuk.

Bupati perempuan itu mengatakan vaksinasi sangat penting untuk mengurangi risiko gejala dan meninggal dunia akibat Covid-19.

“Berdasarkan data kasus meninggal dalam dua pekan terakhir, 93% pasien Covid-19 yang meninggal belum divaksin. Karena itu vaksinasi kami percepat, sembari kita terus menunggu datangnya stok vaksin dari pusat,” ujar Ipuk.

Per 31 Juli 2021, sebanyak 454.670 warga Banyuwangi telah divaksin dosis pertama, dan terus berlanjut termasuk untuk dosis dua. Angka itu setara 34 persen dari total sasaran awal 1,34 juta jiwa warga di Banyuwangi. (*)

Berita Terkait

Prabowo Apresiasi Satgas PKH Selamatkan 6,2 Juta Hektare Hutan Senilai Hampir Rp400 Triliun
Temui Presiden FIFA, Prabowo Dorong Sepak Bola Jadi Instrumen Bangun Karakter Bangsa
Presiden Prabowo Minta Komunikasi Pemerintah Sederhana, Terbuka, dan Dialogis
BGN Buka Jalan Mitra MBG Ganti Yayasan yang Cuma Minta Setoran
Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, 19 Kapolda Berganti
Program Gentengisasi Merah Putih Direalisasikan, 500 Ribu Genteng dari Plered Dikirim Menggunakan 125 Truk
Pesan Listyo Sigit untuk Kapolri Suyudi: Jaga Amanah dan Utamakan Pelayanan Masyarakat
Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Tersangka, Ditpolair Korpolairud Lakukan Penahanan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:24 WIB

Prabowo Apresiasi Satgas PKH Selamatkan 6,2 Juta Hektare Hutan Senilai Hampir Rp400 Triliun

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Temui Presiden FIFA, Prabowo Dorong Sepak Bola Jadi Instrumen Bangun Karakter Bangsa

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Presiden Prabowo Minta Komunikasi Pemerintah Sederhana, Terbuka, dan Dialogis

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:53 WIB

BGN Buka Jalan Mitra MBG Ganti Yayasan yang Cuma Minta Setoran

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, 19 Kapolda Berganti

Berita Terbaru