DPRD Surabaya Belum Sepakat PTM SD dan SMP Digelar 100 Persen

Jumat, 7 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Anggota Komisi D DPRD Surabaya Tjutjuk Supariono menyatakan belum sepakat jika Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk SD dan SMP digelar 100 persen.

Tjutjuk mengingatkan agar Pemkot Surabaya lebih dulu menuntaskan vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun.

“Pelaksanaan PTM ini memang dibutuhkan, tapi demi memastikan keselamatan, proses vaksinasi anak usia 6-11 tahun hendaknya diselesaikan dahulu. Untuk SMP mungkin sudah siap, tapi SD baru setengah yang divaksin, yang TK malah belum,” ujar Tjutjuk, Jumat (7/1/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apalagi di Kota Surabaya sudah terdapat temuan kasus Omicron. Sehingga, ia usul agar pembelajaran tetap berjalan secara hybrid yang menyesuaikan capaian vaksinasi anak di Surabaya.

“Makanya vaksinasi anak harus digenjot supaya cepat selesai. Saya dengar kemarin belum sampai 60 persen. Sekolah dan dinas terkait juga harus memastikan tercukupinya fasilitas penunjang protokol kesehatan. Satgas Covid juga perlu memberikan edukasi dan pengawasan baik kepada murid, orang tua dan pegawai sekolah,” jelas Ketua Fraksi PSI DPRD Surabaya itu.

Ia juga meminta Pemkot melakukan evaluasi tentang rencana PTM 100 persen di Surabaya, dengan assesment dari orang tua untuk keamanan murid, guru, dan tenaga pendidik.

“Sekali lagi, demi kelancaran dan keamanan PTM ini saya harapkan semua pihak mulai dari murid, guru, dan orang tua harus bekerja sama. Pemkot harus memprioritaskan semua keperluan penunjangnya dan harus gerak cepat. Kalau perlu diadakan juga evaluasi secara berkala mengikuti perkembangan situasi Covid-19,” tandas politisi bidang Pendidikan dan Kesehatan di Surabaya itu.(Redho)

Berita Terkait

MIO Indonesia Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya, Tegaskan Bela Marwah Profesi Wartawan
MIO Indonesia Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya, Nilai Pernyataannya Hina Profesi Wartawan
Bimtek Konvensi Hak Anak Perkuat Sinergi Perlindungan Anak di Kota Probolinggo
Batik Canteng Koneng Jaga Kualitas Produk dengan Perkuat SDM Pembatik
Banyuwangi Jadi Tuan Rumah Konsolidasi Delegasi Indonesia dalam ASEAN Smart Cities Network
Sulaisi Soroti Kepastian Hukum Pedagang di Balik Polemik Lapak Pasar Ganding
Efek Banyuwangi Ethno Carnival 2026, KAI Catat 24 Ribu Lebih Penumpang di Banyuwangi
Polsek Ambunten Selidiki Pencurian Rumah, Korban Rugi Rp22,5 Juta

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:20 WIB

MIO Indonesia Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya, Tegaskan Bela Marwah Profesi Wartawan

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:44 WIB

MIO Indonesia Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya, Nilai Pernyataannya Hina Profesi Wartawan

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:57 WIB

Batik Canteng Koneng Jaga Kualitas Produk dengan Perkuat SDM Pembatik

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:43 WIB

Banyuwangi Jadi Tuan Rumah Konsolidasi Delegasi Indonesia dalam ASEAN Smart Cities Network

Senin, 20 Juli 2026 - 13:42 WIB

Sulaisi Soroti Kepastian Hukum Pedagang di Balik Polemik Lapak Pasar Ganding

Berita Terbaru