Fakta Foundation-PC Lakpesdam NU Sumenep Gelar Sekolah Gerakan

Jumat, 19 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan Sekolah Gerakan oleh Fakta Foundation dan PC Lakpesdam NU Sumenep.

Pelaksanaan Sekolah Gerakan oleh Fakta Foundation dan PC Lakpesdam NU Sumenep.

SUMENEP, detikkota.com – Fakta Foundation bekerjasama dengan PC Lakpesdam NU Kabupaten Sumenep, Jawa Timur menggelar Sekolah Gerakan selama 3 hari, 18-21 Januari 2024 di Fatimah Internasional Elementary School.

Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa dan pemuda itu mengkaji hasil pengamatan dari proses penyusunan kebijakan anggaran di Kabupaten Sumenep yang dinilai belum sepenuhnya bersifat partisipatif dan menjamin terwujudnya anggaran yang pro-rakyat miskin dan desa tertinggal.

Presiden Fakta Fondation, Nur Hayat mengatakan, realitas kebijakan penganggaran di Kabupaten Sumenep masih memihak ‘kelompok elit’. Hal ini bisa ditemukan mulai dari fase perencanaan, penyusunan, implementasi sampai monitoring dan evaluasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kurangnya keterbukaan pemerintah pada informasi dokumen anggaran publik. Meski ada, hanya sebatas papan informasi umum. Bahkan di media sosial tidak dilakukan update infomasi terkait dokumen anggaran secara menyeluruh,” ucap Hayat, Kamis (18/1/2024).

Tokoh Pemuda Sumenep itu menyatakan, tujuan dilaksanakannya Sekolah Gerakan tersebut untuk meningkatkan kesadaran kritis pemuda dan mahasiswa terhadap isu-isu publik yang berkaitan dengan anggaran, investigasi, media dan opini publik serta advokasi.

“Agar pemahaman masyarakat lebih luas terkait fungsi APBD secara baik. Lebih-lebih untuk menggeser cara-cara pemerintah yang selama ini terkesan tertutup soal anggaran dan realisasinya,” tegasnya.

Hal yang sama disampaikan Sekretaris PC Lakpesdam NU Sumenep, Nurus Syamsi. Dirinya menginginkan pemuda dan mahasiswa bisa memiliki kemampuan advokasi kebijakan publik dengan didukung oleh penguasaan media sosial dan teori opini publik.

“Hasil dari materi ini, kita akan melakukan follow up untuk merancang gerakan media dan opini publik,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ratusan Mahasiswa Ikuti Seleksi Beasiswa Baznas Sumenep
SSC Jadi Ajang Pengembangan Prestasi dan Karakter Siswa SMP di Sumenep
Dinkes Banyuwangi Pastikan Belum Ada Kasus Hantavirus, Warga Diimbau Tetap Waspada
Pemkab Sumenep Gelar JJS Hardiknas 2026, Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Direktur BPRS Bhakti Sumekar: Hardiknas 2026 Momentum Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Generasi Muda
Hardiknas 2026, Dinkes P2KB Sumenep Tegaskan Pendidikan Berkualitas Butuh Gerakan Bersama
Disdik Sumenep Luncurkan Buku Pintar PAUD, Dorong Penerapan Deep Learning
SMPN 3 Banyuwangi Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:23 WIB

Ratusan Mahasiswa Ikuti Seleksi Beasiswa Baznas Sumenep

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:28 WIB

SSC Jadi Ajang Pengembangan Prestasi dan Karakter Siswa SMP di Sumenep

Senin, 11 Mei 2026 - 13:05 WIB

Dinkes Banyuwangi Pastikan Belum Ada Kasus Hantavirus, Warga Diimbau Tetap Waspada

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:42 WIB

Pemkab Sumenep Gelar JJS Hardiknas 2026, Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:34 WIB

Direktur BPRS Bhakti Sumekar: Hardiknas 2026 Momentum Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Generasi Muda

Berita Terbaru