Ini Alasan Bupati Sumenep Tidak Divaksin

Jumat, 29 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep A. Busyro Karim

Bupati Sumenep A. Busyro Karim

SUMENEP, detikkota.com – Bupati Sumenep A. Busyro Karim gagal disuntik vaksin. Tidak hanya Bupati, sejumlah pejabat tinggi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumenep juga.

Gagalnya Bupati Sumenep divaksin karena tidak boleh secara aturan. Pertama karena usianya yang sudah 60 tahun, kedua sudah pernah terkonfirmasi positif Covid-19 sehingga sudah punya kekebalan secara alami.

“Seperti yang di jelaskan tadi, kalau seseorang sudah menjadi alumni covid berarti sudah punya kekebalan tubuh,” ucap Bupati Busyro, Kamis (28/1/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk pejabat tinggi lainnya yang tidak dilakukan vaksinasi, diantaranya, Wakil Bupati (Wabup), Sekretaris Daerah (Sekda), Ketua DPRD.

“Kalau Pak Wabub ini, memang sebelumnya tidak bisa divaksin karena kemarin di screaning memang punya penyakit jantung, yang punya penyakit menyertai itu sementara tidak di vaksin,” jelasnya.

“Sementara Kiai Hamid tidak divaksin karena alergi obat. Untuk sementara Pak Wabub, Bupati, Ketua DPRD, juga tidak divaksin dan Pak Sekda juga tidak divaksin karena sudah menjadi alumni Covid-19,” jelasnya kemabali.

Disampaikan Bupati, bahwa pelaksanaan vaksinasi yang bertempat di Pendopo Keraton Sumenep tersebut merupakan contoh terhadap masyarakat bahwa vaksin itu aman dan halal.

“Pemberian vaksin ini merupakan contoh ke masyarakat bahwa vaksinasi aman, halal dan tidak seperti yang di sampaikan berita Hoax di media sosial,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dandim Sumenep Pastikan Pembangunan Jembatan Garuda Desa Jambu Segera Dimulai
Rehabilitasi MPP Bale Madukara Purwakarta Jadi Sorotan, Tampilan Gedung Dinilai Semakin Representatif
Pembangunan Puskesmas Sukatani Dimulai, Keselamatan Kerja Jadi Fokus Utama
Proyek Galian Gorong-Gorong di Pakandangan Tengah Disorot, Belasan Pengendara Dilaporkan Kecelakaan
Heboh! Dugaan Penyalahgunaan NIK KTP, Disdukcapil dan Bank BPR KS Purwakarta Disorot
Kapolres Sumenep Hadiri Tausiyah Tasyakuran dan Silaturahmi Bersama Syeh KH. Muhammad Husein Qadavi di Rubaru
Wabup Sumenep Pantau Tes CAT Rekrutmen BLUD RSUD, Pastikan Seleksi Transparan dan Bebas Intervensi
KPK Periksa 16 Saksi Kasus Dana Hibah Pokmas Jatim di Sumenep, Pengusaha MBG Ikut Dipanggil

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:02 WIB

Dandim Sumenep Pastikan Pembangunan Jembatan Garuda Desa Jambu Segera Dimulai

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:15 WIB

Rehabilitasi MPP Bale Madukara Purwakarta Jadi Sorotan, Tampilan Gedung Dinilai Semakin Representatif

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:24 WIB

Pembangunan Puskesmas Sukatani Dimulai, Keselamatan Kerja Jadi Fokus Utama

Sabtu, 23 Mei 2026 - 02:54 WIB

Proyek Galian Gorong-Gorong di Pakandangan Tengah Disorot, Belasan Pengendara Dilaporkan Kecelakaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 04:01 WIB

Heboh! Dugaan Penyalahgunaan NIK KTP, Disdukcapil dan Bank BPR KS Purwakarta Disorot

Berita Terbaru

Foto bersama Pemkab Sumenep usai menerima Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI atas LKPD Tahun Anggaran 2025 di Kantor BPK RI Perwakilan Jawa Timur, Selasa (26/05/2026).

Pemerintahan

Pemkab Sumenep Kembali Raih Opini WTP untuk Kesembilan Kalinya

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:05 WIB