Mahasiswi UIN Madura Laporkan Pencurian Motor ke Polres Pamekasan, Polisi Kantongi Rekaman CCTV

Rabu, 16 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan.

Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan.

PAMEKASAN, detikkota.com — Kasus pencurian sepeda motor terjadi di lingkungan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Madura. Seorang mahasiswi semester akhir, Ana Devi Ardillah, warga Dusun Somangkaan, Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pamekasan pada Selasa malam (15/7/2025) pukul 22.05 WIB.

Laporan itu tercatat dalam LP/B/270/VII/2025/SPKT/POLRES PAMEKASAN POLDA JAWA TIMUR. Kapolres Pamekasan melalui Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan membenarkan adanya laporan kehilangan kendaraan bermotor dan menyebut proses penyelidikan tengah berlangsung.

“Masih proses lidik. Kami mengandalkan rekaman CCTV untuk segera mengidentifikasi dan menangkap pelaku,” ujar AKP Doni, melansir Karimata Media, Rabu (16/7/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban mengungkapkan kronologi pencurian saat wawancara on air di Radio Karimata. Ia mengaku memarkir sepeda motornya, Honda Beat hitam dengan nomor polisi M 5182 YB, di belakang Gedung C UIN Madura sekitar pukul 13.11 WIB. Saat itu, ia lupa mencabut kunci kontak karena terburu-buru mengikuti gladi bersih wisuda.

Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku sudah terlihat berada di area parkir saat korban tiba. Beberapa menit setelah Ana masuk ke dalam gedung, pelaku langsung membawa kabur motor tersebut melalui pintu selatan kampus.

“Biasanya pintu selatan tertutup karena ada proyek, tapi entah kenapa kemarin terbuka. Pelaku keluar lewat situ tanpa pemeriksaan,” kata Ana.

Diketahui, pelaku masuk ke area kampus dengan merusak pagar kawat duri di belakang Gedung Pascasarjana. Setelah sempat melihat beberapa kendaraan lain, pelaku langsung mengambil motor milik korban. Ana baru menyadari motornya hilang saat hendak pulang sekitar pukul 15.10 WIB.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan berbekal rekaman CCTV guna mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.

Berita Terkait

Kasus Hotman Paris, MIO Desak Polisi Jangan Tebang Pilih
FWJI Kabupaten Bekasi Tempuh Jalur Hukum, RSP alias Ros Dilaporkan Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik
Guru ASN Sumenep Masuk DPO, Kepala Madrasah Akui Sudah Panggil dan Datangi Rumahnya
Kurang dari 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan di Guluk-Guluk
Guru PNS di Sumenep Masuk DPO Kasus Dugaan Penggelapan, Pengawal Kasus: Guru Harus Jadi Teladan
Polresta Sumenep Bongkar Peredaran Sabu Jaringan Sampang, Tiga Tersangka Diamankan
Kasus Curanmor di Lenteng Terungkap, Polisi Amankan Pria Berinisial AM
Mahfud MD Nilai Penangkapan Eks Kepala BGN Tepat, Soroti Tata Kelola Program MBG

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:05 WIB

Kasus Hotman Paris, MIO Desak Polisi Jangan Tebang Pilih

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:52 WIB

FWJI Kabupaten Bekasi Tempuh Jalur Hukum, RSP alias Ros Dilaporkan Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 03:51 WIB

Guru ASN Sumenep Masuk DPO, Kepala Madrasah Akui Sudah Panggil dan Datangi Rumahnya

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:48 WIB

Kurang dari 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan di Guluk-Guluk

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:41 WIB

Guru PNS di Sumenep Masuk DPO Kasus Dugaan Penggelapan, Pengawal Kasus: Guru Harus Jadi Teladan

Berita Terbaru

Ketua Umum MIO Indonesia AYS Prayogi.

Polhukam

Kasus Hotman Paris, MIO Desak Polisi Jangan Tebang Pilih

Minggu, 23 Agu 2026 - 23:05 WIB