Pemkot Probolinggo Gelar Mubes FPRB untuk Perkuat Mitigasi dan Pengurangan Risiko Bencana

Jumat, 5 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menghadiri Musyawarah Besar Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) di Puri Manggala Bhakti, Jumat (5/12/2025).

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menghadiri Musyawarah Besar Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) di Puri Manggala Bhakti, Jumat (5/12/2025).

PROBOLINGGO, detikkota.com – Pemerintah Kota Probolinggo melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Musyawarah Besar Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) pada Jumat pagi (5/12) di Puri Manggala Bhakti, Kantor Wali Kota Probolinggo. Kegiatan ini digelar sebagai upaya memperkuat mitigasi dan pengurangan risiko bencana di wilayah kota.

Acara tersebut dihadiri Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, Penjabat Sekretaris Daerah Rey Suwigtyo, perwakilan BPBD Jawa Timur, Sekjen FPRB Jawa Timur, unsur Forkopimda, serta kepala organisasi perangkat daerah. Sebanyak 60 peserta dari dunia usaha, akademisi, organisasi masyarakat, relawan, dan media massa turut mengikuti kegiatan sebagai wujud kolaborasi pentahelix.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Probolinggo, Boedi Harjanto, mengatakan musyawarah besar ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana. Menurutnya, koordinasi antar pemangku kepentingan perlu diperkuat agar upaya pencegahan maupun penanganan bencana dapat terlaksana lebih efektif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pengurangan risiko bencana diarahkan pada peningkatan pemahaman masyarakat, penguatan sinergi pentahelix, dan optimalisasi koordinasi. Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah dan FPRB, pelaksanaan upaya kebencanaan akan lebih efisien,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menyampaikan rasa syukur karena wilayah Kota Probolinggo sejauh ini terhindar dari bencana besar. Meski demikian, ia menegaskan pentingnya kesiapsiagaan mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi menimbulkan dampak bagi daerah.

“Kita bersyukur tekanan cuaca mampu dinetralisir angin Gending. Namun kewaspadaan tetap harus dijaga. Mitigasi harus terus dilakukan,” tegasnya.

Aminuddin juga mengajak seluruh unsur masyarakat terlibat aktif dalam upaya pencegahan melalui forum ini. Ia menekankan bahwa pencegahan merupakan kunci untuk mengurangi dampak kesehatan, ekonomi, maupun sosial akibat bencana.

Selain itu, wali kota menyoroti program Probolinggo Bersolek yang menjadi prioritas pemerintah dalam menuntaskan persoalan banjir melalui optimalisasi drainase. Edukasi dan sosialisasi kebencanaan juga terus dilakukan termasuk untuk lingkungan pendidikan.

Melalui musyawarah besar ini, Pemkot Probolinggo menegaskan komitmen memperkuat kerja sama lintas sektor serta meningkatkan kapasitas pentahelix dalam menghadapi ancaman bencana. Pemerintah berharap sinergi yang terbangun dapat mendorong Kota Probolinggo menjadi lebih aman, siap, dan tangguh di masa mendatang.

Penulis : V/P

Editor : V/P

Berita Terkait

Kadis PUTR Sumenep Tekankan Pentingnya RTRW dalam Pembangunan Daerah
Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-
Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa
Presiden Prabowo Optimistis Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa
Pemkab Sumenep Perketat Pengawasan Program BSPS 2026
Sekda Sumenep Minta KORPRI Adaptif dan Inovatif Hadapi Tantangan Birokrasi Digital
Wabup Sumenep Tekankan Muskab KORPRI Jadi Momentum Perkuat Profesionalisme ASN
Disnaker Kabupaten Probolinggo Gelar Pelatihan Pengolahan Hasil Pertanian untuk Generasi Muda

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 11:45 WIB

Kadis PUTR Sumenep Tekankan Pentingnya RTRW dalam Pembangunan Daerah

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:33 WIB

Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:04 WIB

Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:18 WIB

Presiden Prabowo Optimistis Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:17 WIB

Pemkab Sumenep Perketat Pengawasan Program BSPS 2026

Berita Terbaru