Polres Sumenep Selidiki Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak Di Bawah Umur

Rabu, 1 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Sumenep, AKBP Edo Satya Kentriko.

Kapolres Sumenep, AKBP Edo Satya Kentriko.

SUMENEP, detikkota.com – Polres Sumenep, Jawa Timur sedang menyelidiki kasus dugaan kekerasan seksual yang dialami anak di bawah umur berinisial S (9), warga Dusun Sumba, Desa Pajenangger, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean.

Kapolres Sumenep, AKBP Edo Satya Kentriko saat dikonfirmasi membenarkan telah menerima laporan kasus tersebut. Saat ini, pihaknya tengah melakukan penyelidikan.

Menurutnya, kasus tersebut kini tengah ditangani Polsek Arjasa dan sejumlah saksi juga telah diperiksa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iya, sedang ditangani oleh Polsek Arjasa. Saat ini masih penyidikan dan pemeriksaan,” jelas Edo, Rabu (1/11/2023).

Saat ini, korban S yang masih duduk di bangku kelas 2 SD itu tengah dirawat di RSUD Abuya, Kangean karena mengalami pendarahan.

“Mendapat informasi itu, saya langsung meminta mereka (pihak keluarga) melapor ke polisi, biar segera divisum,” kata Suhrawi, Kepala Desa Pajanangger, Rabu (1/11/2023).

“Saat itu, sepertinya mereka (dari pihak keluarga) masih gamang untuk melapor. Tujuan mereka ke Puskesmas bukan untuk melapor, tapi hanya mengobati,” lanjutnya.

Dari situ, Suhrawi pun merasa penasaran. Sebab pihak keluarga tidak langsung memberitahukan kejadian yang menimpa korban kepada pihaknya.

Karena merasa penasaran, Suhrawi kemudian mencari informasi. Suhrawi menduga korban diduga diperkosa pelaku yang masih ada hubungan keluarga.

Diberitakan sebelumnya, dugaan tindak pidana pelecehan seksual yang menimpa anak di bawah umur berinisial S (9), warga Dusun Sumba, Desa Pajenangger, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur menggemparkan warga sekitar.

Pasalnya, S yang masih duduk di bangku kelas 2 SD setempat itu harus dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abuya, Pulau Kangean usai mengalami kejadian tersebut.

Informasi yang dihimpun media ini, kejadian nahas itu bermula pada saat korban S menonton tv di rumah tetangga yang tak jauh dari rumahnya pada Kamis (26/10/2023) malam.

“Memang biasa, setiap malam dia nonton tv di rumah tetangga,” tutur Masuamna, ibu korban, Senin (30/10/2023).

Karena sudah larut malam dan belum pulang, lanjutnya, dirinya mencari S ke rumah tetangga, tempat dia biasa menonton tv. Namun, korban malah didapati sedang nangis tanpa diketahui penyebabnya.

“Kemudian saya bawa pulang ke rumah. Meski ditanya penyebab dia nangis, tetapi anak saya tetap bungkam,” tutur Masuamna.

Meski penasaran, sang ibu membiarkan anaknya dan tidak memaksa untuk menceritakan kejadian yang menyebabkannya menangis.

“Pada hari Sabtu (28/10/2023) anak saya mengeluh sakit perut. Bahkan, saat kencing keluar darah,” ucapnya.

Melihat kejadian itu, dia membawanya ke Pustu Desa Pajenangger untuk memeriksakan anaknya. Berdasarkan keterangan tenaga kesehatan di Pustu, S mengalami luka lecet dibagian kemaluan.

“Petugas Pustu menyarankan kami untuk memeriksakan S ke Puskesmas Arjasa guna mengetahui lebih lanjut yang dialaminya,” imbuhnya.

Masuamna menyatakan, sesampainya di Puskesmas Arjasa, pihaknya justru diberi surat rujukan untuk membawa S ke RSUD Abuya Kangean guna penanganan lebih lanjut.

“Berdasarkan keterangan tenaga kesehatan atas apa yang dialami anak saya, kami merasa curiga dan berinisiatif untuk melaporkan masalah ini ke Polsek Arjasa,” tegasnya.

Berita Terkait

Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat
Mahfud MD Nilai Penangkapan Eks Kepala BGN Tepat, Soroti Tata Kelola Program MBG
Aktivis dan Praktisi Hukum Datangi PN Sumenep, Pertanyakan Eksekusi Lahan Sengketa yang Belum Terlaksana
Pemkab Sumenep Dukung Pelatihan Paralegal, Bantuan Hukum Ditarget Menjangkau Desa
LBH Achmad Madani Putra Komitmen Hadirkan Layanan Hukum hingga Desa Terpencil
Proyek Galian Gorong-Gorong di Pakandangan Tengah Disorot, Belasan Pengendara Dilaporkan Kecelakaan
Dibantu Lepas dari Jerat Hukum ,reni Maryani Ingkari Kesepakatan
Polsek Sapeken Gagalkan Pengiriman Sabu Modus Kardus Air Mineral

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:39 WIB

Mahfud MD Nilai Penangkapan Eks Kepala BGN Tepat, Soroti Tata Kelola Program MBG

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:09 WIB

Aktivis dan Praktisi Hukum Datangi PN Sumenep, Pertanyakan Eksekusi Lahan Sengketa yang Belum Terlaksana

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:22 WIB

Pemkab Sumenep Dukung Pelatihan Paralegal, Bantuan Hukum Ditarget Menjangkau Desa

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:30 WIB

LBH Achmad Madani Putra Komitmen Hadirkan Layanan Hukum hingga Desa Terpencil

Sabtu, 23 Mei 2026 - 02:54 WIB

Proyek Galian Gorong-Gorong di Pakandangan Tengah Disorot, Belasan Pengendara Dilaporkan Kecelakaan

Berita Terbaru