Sumenep, Kabupaten Pertama di Madura yang Menggunakan REC

Minggu, 30 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Fauzi saat menerima sertifikat REC dari Manajer PLN UP3 Pamekasan Fahmi Fahresi.

Bupati Fauzi saat menerima sertifikat REC dari Manajer PLN UP3 Pamekasan Fahmi Fahresi.

SUMENEP, detikkota.com – Dibawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, Sumenep menjadi Kabupaten pertama di Madura yang menggunakan energi bersih melalui Renewable Energy Certificate (REC).

Terobosan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep ini sebagai upaya untuk mengurangi emisi karbon dan mendukung penggunaan energi terbarukan (EBT).

Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama PT. PLN telah meneken nota kesepahaman layanan Green Energy Service (GEAS) untuk menggunakan REC sebanyak 500 unit atau setara dengan 500 Megawatt hour (MWh).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

REC sebanyak 500 unit adalah yang terbanyak penggunaannya di lingkungan Pemerintah Kabupaten atau Kota di Jawa Timur.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, kerjasama tersebut merupakan langkah transisi energi Pemerintah guna mencapai Net Zero Emissions (NZE) di tahun 2060.

”REC ini merupakan bukti nyata bahwa Pemerintah Kabupaten Sumenep menggunakan energi terbarukan sebagai solusi masa depan yang lebih hijau,” terang Bupati usai menerima sertifikat REC dari Manajer PLN UP3 Pamekasan Fahmi Fahresi.

Bupati Fauzi mengatakan, REC merupakan bentuk layanan PLN untuk memudahkan pelanggan mendapatkan pengakuan atas penggunaan EBT yang transparan, akuntabel.

“Setiap sertifikat REC membuktikan bahwa listrik per megawatt hour (MWh) yang digunakan pelanggan berasal dari pembangkit EBT,” jelasnya.

Fauzi berharap kepada masyarakat Kabupaten Sumenep dan perusahaan-perusahaan yang juga ikut mendukung menggunakan energi bersih terbarukan yang dilakukan pemerintah daerah.

“Kami mengharapkan masyarakat serta perusahaan di Kabupaten Sumenep juga menggunakan energi bersih terbarukan, sebagai pilihan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan,” harapnya.

Sementara, Manajer PLN UP3 Pamekasan Fahmi Fahresi mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam mencapai NZE di tahun 2060.

“PLN sebagai sumber energinya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi Pemkab Sumenep dalam menyediakan listrik hijau melalui REC,” jelasnya.

Berita Terkait

Kadis PUTR Sumenep Tekankan Pentingnya RTRW dalam Pembangunan Daerah
Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-
Atlet PSN Perisai Putih Sumenep Raih Medali di Kejurprov Pencak Silat Jatim 2026
Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa
Presiden Prabowo Optimistis Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa
Pemkab Sumenep Perketat Pengawasan Program BSPS 2026
PASI Sumenep Kirim 18 Atlet Muda ke Kejurda Blitarian III 2026
Sekda Sumenep Minta KORPRI Adaptif dan Inovatif Hadapi Tantangan Birokrasi Digital

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 11:45 WIB

Kadis PUTR Sumenep Tekankan Pentingnya RTRW dalam Pembangunan Daerah

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:33 WIB

Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:31 WIB

Atlet PSN Perisai Putih Sumenep Raih Medali di Kejurprov Pencak Silat Jatim 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:04 WIB

Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:18 WIB

Presiden Prabowo Optimistis Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa

Berita Terbaru