Upacara Hari Jadi Sumenep Ke-753 Bernuansa Budaya Lokal

Senin, 31 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Suasana upacara upacara Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-753 di halaman kantor Bupati Jl. Dr Cipto, Senin (31/10/2022), nampak berbeda dengan upacara seperti biasanya, karena dilakukan dengan memakai Bahasa Madura.

Selain itu, seluruh peserta upacara juga mengenakan baju adat bangsawan Sumenep, yakni dengan mengenakan baju beskap warna hitam untuk atasan, dan jarik atau kain panjang, yang dalam bahasa Madura disebut ‘Samper’. Peserta upacara juga mengenakan blangkon bangsawan Sumenep, dan beralas kaki selop.

Sementara untuk Bupati, Wakil Bupati, dan jajaran Forkopimda Sumenep mengenakan baju warna biru. Sedang masyarakat umum menggunakan batik tulis khas Madura.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahasa Madura dalam upacara Hari Jadi Kabupaten Sumenep ini digunakan, mulai dari komandan upacara untuk menyiapkan barisan, pembawa acara dan inspektur upacara. Kesemuanya menggunakan Bahasa Madura.

Dalam Sambutannya, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi menyampaikan, perayaan Hari Jadi Kabupaten Sumenep yang ke-753 adalah momen milik semuanya, bukan hanya pemerintah daerah. Karena itu, pihaknya memang melibatkan masyarakat untuk bersama-sama merayakan Hari Jadi Sumenep.

“Karena itu tadi cukup ramai dan meriah. Ini berarti masyarakat bisa menghargai pondasi yang telah dibangun para pendahulu kita,” ucapnya.

Bupati Fauzi mengatakan, maksud dari kegiatan ini yang bernuansa budaya lokal khususnya menggunakan Bahasa Madura adalah untuk mengingatkan bahwa masyarakat mempunyai Bahasa Ibu, yakni bahasa Madura yang perlu dilestarikan agar tidak punah.

“Masyarakat harus mempertahankan Bahasa Madura dengan mewariskan kepada generasi muda. Pemerintah Daerah telah berkomitmen untuk melestarikan budaya lokal termasuk Bahasa Madura,” jelasnya.

Diktakan oleh Bupati Fauzi, peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep yang ke-753 ini mengusung tema “Harmoni Bumi Sumekar”, dengan tema tersebut pemerintah mengiginkan terciptanya kembali semangat gotong royong masyarakat dalam membangun Sumenep.

Menurutnya, kontribusi masyarakat dalam membangun Sumenep sangat penting, karena pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri tanpa peran serta seluruh masyarakat.

Oleh sebab itu, pihaknya beranggapan bahwa pemerintah Kabupaten Sumenep membutuhkan harmoni dengan kehangatan untuk membangun daerah, supaya pelaksanaan program pembangunan berjalan lancar, sukses serta bermanfaat sesuai harapan bersama.

“Harmoni Bumi Sumekar merupakan ciri khas masyarakat membangun optimisme, kemandirian dan saling bergandengan di atas nilai-nilai keberagaman guna mewujudkan pembangunan yang merata,” tuturnya.

Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan, dengan bertambahnya usia Kabupaten Sumenep harus memotivasi seluruh jajaran pemerintah daerah dan elemen masyarakat, untuk memberikan ide pemikiran dan inovasi dalam pembangunan daerah.

“Jajaran Pemerintah Daerah dan masyarakat harus bergotong royong melahirkan gagasan yang mendorong proses pembangunan di segala sektor,” tandasnya. (Md/red)

Berita Terkait

PT IKS Kembali Jadi Sorotan, Pekerja Keluhkan Sistem Pengupahan hingga Dugaan Pelanggaran
Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Persawahan Gapura, Ditemukan Luka di Kepala dan Leher
Pemkot Malang Perkuat Edukasi Terkait LGBT, DPRD Dorong Pendidikan Karakter Berkelanjutan
BMKG: Cuaca Jawa Timur Didominasi Cerah, Waspadai Udara Kabur dan Gelombang Perairan Selatan
Satresnarkoba Polres Sumenep Ringkus Pengedar Sabu, Delapan Poket Disita
Disdukcapil Sumenep Matangkan Penerapan Pemblokiran Layanan Publik bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah
Bulan Bung Karno, Bupati Sumenep Ajak ASN dan Karyawan BUMD Kenakan Peci Nasional Selama Juni
Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Nilai Kebangsaan

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:27 WIB

PT IKS Kembali Jadi Sorotan, Pekerja Keluhkan Sistem Pengupahan hingga Dugaan Pelanggaran

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:42 WIB

Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Persawahan Gapura, Ditemukan Luka di Kepala dan Leher

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:34 WIB

Pemkot Malang Perkuat Edukasi Terkait LGBT, DPRD Dorong Pendidikan Karakter Berkelanjutan

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:54 WIB

BMKG: Cuaca Jawa Timur Didominasi Cerah, Waspadai Udara Kabur dan Gelombang Perairan Selatan

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:08 WIB

Satresnarkoba Polres Sumenep Ringkus Pengedar Sabu, Delapan Poket Disita

Berita Terbaru