Syair D. Zawawi Imron Ikut Warnai Ops Patuh Semeru 2025, Sentuhan Sastra Dorong Kesadaran Berlalu Lintas

Senin, 21 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Operasi Patuh Semeru 2025 di Kabupaten Sumenep mendapat dukungan unik dari budayawan nasional asal Madura, D. Zawawi Imron.

Operasi Patuh Semeru 2025 di Kabupaten Sumenep mendapat dukungan unik dari budayawan nasional asal Madura, D. Zawawi Imron.

SUMENEP, detikkota.com – Operasi Patuh Semeru 2025 di Kabupaten Sumenep mendapat dukungan unik dari budayawan nasional asal Madura, D. Zawawi Imron. Penyair senior ini menyumbangkan syair bernuansa moral untuk mendorong kesadaran tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.

Dalam syairnya, Zawawi menyampaikan pesan bahwa keselamatan di jalan adalah tanggung jawab semua pihak. Ia mengajak pengguna jalan untuk menaati aturan lalu lintas sebagai bentuk cinta kepada keluarga dan sesama.

“Jalan raya bukan sekadar tempat melintas, tapi juga ruang untuk belajar saling menghormati,” salah satu kutipan dari syair tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda, S.I.K., menyambut baik sinergi antara kepolisian dan dunia sastra. Menurutnya, pendekatan humanis melalui karya seni seperti ini bisa menjadi media efektif untuk menyampaikan pesan keselamatan kepada masyarakat.

“Kami berharap pesan dalam syair ini mampu menggugah masyarakat agar lebih tertib berlalu lintas. Operasi Patuh Semeru bukan hanya soal penindakan hukum, tetapi juga upaya edukasi,” jelasnya.

Ops Patuh Semeru 2025 digelar secara serentak di seluruh Jawa Timur dengan fokus pada penegakan hukum lalu lintas dan kampanye kesadaran publik. Kegiatan ini bertujuan menciptakan budaya berkendara yang aman, tertib, dan beretika.

Berita Terkait

Aliansi Hukum Indonesia Gelar Aksi Simbolis, Desak Dugaan TPPU yang Menyeret Oknum Kejaksaan Diusut Transparan
Pembagian Lapak Pasar Ganding Disorot, Sulaisi: Jangan Jadikan Pasar Milik Rakyat sebagai Ruang Ketidakadilan
PT IKS Kembali Jadi Sorotan, Pekerja Keluhkan Sistem Pengupahan hingga Dugaan Pelanggaran
Diduga ODGJ Tidur di Trotoar Kota Sumenep, SERDADU Desak Pemkab Jangan Tutup Mata
Diduga Pengambilan Batu dari Kawasan Mata Air, Proyek P3-TGAI Desa Margaluyu Tuai Sorotan
Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Persawahan Gapura, Ditemukan Luka di Kepala dan Leher
Pemkot Malang Perkuat Edukasi Terkait LGBT, DPRD Dorong Pendidikan Karakter Berkelanjutan
BMKG: Cuaca Jawa Timur Didominasi Cerah, Waspadai Udara Kabur dan Gelombang Perairan Selatan

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:11 WIB

Aliansi Hukum Indonesia Gelar Aksi Simbolis, Desak Dugaan TPPU yang Menyeret Oknum Kejaksaan Diusut Transparan

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:07 WIB

Pembagian Lapak Pasar Ganding Disorot, Sulaisi: Jangan Jadikan Pasar Milik Rakyat sebagai Ruang Ketidakadilan

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:27 WIB

PT IKS Kembali Jadi Sorotan, Pekerja Keluhkan Sistem Pengupahan hingga Dugaan Pelanggaran

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:52 WIB

Diduga ODGJ Tidur di Trotoar Kota Sumenep, SERDADU Desak Pemkab Jangan Tutup Mata

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:49 WIB

Diduga Pengambilan Batu dari Kawasan Mata Air, Proyek P3-TGAI Desa Margaluyu Tuai Sorotan

Berita Terbaru