Lisya, Community Officer BTPN Syariah Pamekasan yang Jadi Inspirasi Pemberdayaan Ekonomi Ibu Nasabah

Jumat, 1 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Lisya (Tengah) Community Officer (CO) BTPN Syariah Pamekasan. (Ist-Karimata)

Foto: Lisya (Tengah) Community Officer (CO) BTPN Syariah Pamekasan. (Ist-Karimata)

PAMEKASAN, detikkota.com – Peran Community Officer (CO) menjadi kunci keberhasilan program pemberdayaan dan pendampingan ibu-ibu nasabah di BTPN Syariah. Salah satu CO inspiratif adalah Lisya, perempuan muda asal Kabupaten Pamekasan, yang sejak 2021 konsisten mendampingi ratusan nasabah dalam membangun kemandirian ekonomi.

Sebagai CO, Lisya bertugas mengelola 40 sentra nasabah, dengan masing-masing sentra terdiri dari 10 hingga 20 orang. Ia rutin hadir dua minggu sekali dalam Pertemuan Rutin Sentra (PRS) untuk memberikan layanan pembiayaan sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter unggul melalui prinsip BDKS: Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling Bantu.

“Melihat ibu-ibu tumbuh dari yang tidak percaya diri menjadi pengusaha mandiri adalah kebahagiaan tersendiri,” ujar Lisya dalam Media Briefing di Pamekasan, Kamis (17/7/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dukungan terhadap Lisya juga datang dari keluarganya. Sang ibu, Siti Aisyah, menyampaikan rasa bangga atas perubahan positif yang dilihat sejak Lisya bekerja sebagai CO. Ia menilai Lisya kini lebih percaya diri dan turut membantu ekonomi keluarga.

Hal senada disampaikan oleh ayahnya, Abdul Rahman, yang mengapresiasi kontribusi putrinya dalam memberdayakan masyarakat. Ia berharap Lisya terus bekerja dengan semangat dan menjaga etika dalam menjalankan tugasnya.

Kepala Pembiayaan Area Madura BTPN Syariah, Rahmi Ramadhani, menegaskan bahwa CO seperti Lisya merupakan garda terdepan dalam menjangkau masyarakat inklusi. “Mereka tidak hanya memberikan layanan keuangan, tapi juga membangun karakter nasabah agar berani bertumbuh,” ujarnya.

Sementara itu, Corporate & Marketing Communication Head BTPN Syariah, Ainul Yaqin, menyampaikan bahwa bank ini merupakan satu-satunya lembaga keuangan syariah yang fokus pada pemberdayaan masyarakat inklusi. Ia menyebut CO sebagai role model yang menghadirkan perubahan nyata di lapangan.

“Lisya adalah contoh perempuan muda yang tidak hanya bekerja, tapi juga membawa dampak bagi masyarakat yang dilayani,” kata Ainul.

BTPN Syariah juga membuka peluang bagi perempuan muda untuk bergabung sebagai CO dengan berbagai fasilitas, mulai dari tempat tinggal, kendaraan operasional, pelatihan, jaminan kesehatan, hingga beasiswa.

Saat ini terdapat 22 CO aktif di Kabupaten Pamekasan, yang telah melayani lebih dari 6.313 ibu nasabah dengan total pembiayaan lebih dari Rp27 miliar pada kuartal I 2025. Angka ini mencerminkan peran signifikan CO dalam memperluas akses keuangan dan pengetahuan bagi masyarakat inklusi di pelosok negeri.

Berita Terkait

Pemkot Surabaya Siapkan Operasi Yustisi Antisipasi Urbanisasi Pasca Lebaran
Apel Cuti Lebaran, Dandim Sumenep Ingatkan Prajurit Jaga Keamanan
TPID Sumenep Pantau Harga Bapok Jelang Lebaran, Stok Aman dan Harga Relatif Stabil
Pengamanan Terpadu, Arus Mudik di Pelabuhan Masalembu Lancar
Pemkot Surabaya Pastikan Layanan Publik Tetap Berjalan Selama Libur Idulfitri 1447 H
GPPS Soroti Belanja Sarung Rp709 Juta dari APBD Sumenep, Dinilai Tidak Prioritaskan Kesejahteraan Rakyat
MIO Indonesia Sumenep Gelar Aksi Sosial Ramadan, Bagi Takjil dan Santunan Anak Yatim
Pemkab Probolinggo Perketat Pengawasan Program MBG Lewat Monitoring SPPG

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 18:45 WIB

Pemkot Surabaya Siapkan Operasi Yustisi Antisipasi Urbanisasi Pasca Lebaran

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:49 WIB

Apel Cuti Lebaran, Dandim Sumenep Ingatkan Prajurit Jaga Keamanan

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:46 WIB

TPID Sumenep Pantau Harga Bapok Jelang Lebaran, Stok Aman dan Harga Relatif Stabil

Selasa, 17 Maret 2026 - 09:59 WIB

Pemkot Surabaya Pastikan Layanan Publik Tetap Berjalan Selama Libur Idulfitri 1447 H

Senin, 16 Maret 2026 - 23:24 WIB

GPPS Soroti Belanja Sarung Rp709 Juta dari APBD Sumenep, Dinilai Tidak Prioritaskan Kesejahteraan Rakyat

Berita Terbaru