Cakupan ORI Campak Rubela di Sumenep Capai 93,5 Persen Hingga Hari ke-23

Senin, 22 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Kabupaten Sumenep melalui 26 Puskesmas mencatat cakupan Outbreak Response Immunization (ORI) Campak Rubela (MR) telah mencapai 93,5 persen hingga hari ke-23 pelaksanaan.

Kepala DKP2KB Kabupaten Sumenep, drg. Ellya Fardasah, M.Kes, menjelaskan dari total sasaran 73.969 anak, sebanyak 69.134 telah diimunisasi per 21 September 2025 pukul 16.00 WIB. Rinciannya, usia 9–12 bulan dari 3.404 sasaran baru 2.801 anak diimunisasi (82,3 persen), usia 12–47 bulan dari 31.237 sasaran sudah 28.297 anak (90,6 persen), usia 4–6 tahun dari 26.308 sasaran sudah 26.144 anak (99,4 persen), dan usia 7 tahun dari 13.020 sasaran sudah 11.892 anak (91,3 persen).

Capaian tertinggi berada di Puskesmas Giligenting dengan 1.551 anak dari total 1.565 sasaran (99,1 persen). Sementara capaian terendah tercatat di Puskesmas Dungkek dengan 1.660 anak dari 2.362 sasaran (70,3 persen).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Apresiasi kami sampaikan kepada Puskesmas Giligenting yang mencapai cakupan hampir 100 persen. Kami berharap pelaksanaan ORI ini terus ditingkatkan dengan dukungan lintas sektor, baik di kecamatan maupun desa,” kata Ellya, Senin (22/9/2025).

Menurutnya, DKP2KB telah menyiapkan vaksin dan logistik kesehatan yang memadai serta menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait. Edukasi masyarakat mengenai pentingnya vaksinasi juga terus dilakukan untuk mencegah penularan campak, termasuk penataan fasilitas kesehatan agar tersedia ruang isolasi bagi pasien.

Ke depan, DKP2KB akan memperkuat upaya pencegahan melalui survei epidemiologi, analisis data kasus, serta penyuluhan kesehatan bersama masyarakat dan tokoh lokal. Tindakan preventif di wilayah rawan dan penanganan intensif pada kasus teridentifikasi juga menjadi prioritas.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap gejala campak dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan. Partisipasi aktif dalam program imunisasi merupakan kunci menekan penyebaran wabah ini,” tegas Ellya.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

RSUDMA Sumenep Gelar Lomba Kesiapan Ruangan, Perkuat Budaya Mutu Sambut Akreditasi 2026
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Siagakan Hotline Pengaduan 24 Jam, Keluhan Masyarakat Dijamin Ditindaklanjuti
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Perkuat Layanan Kesehatan, Siapkan Layanan Jantung dan Digitalisasi Terintegrasi
RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Jadi Perhatian Lembaga Nasional, Penguatan Layanan JKN dan Mutu Pelayanan Dibahas
Direktur RSUD dr H Moh Anwar Sumenep: Hari Lahir Pancasila Momentum Meneguhkan Nilai Kemanusiaan dan Pengabdian
Dukung Festival Budaya, Puskesmas Masalembu Buka Posko Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Kepala Dinkes P2KB Sumenep Ajak Masyarakat Optimalkan Peran Posyandu
RSUD Sumenep Ajak Warga Manfaatkan Posyandu di Hari Posyandu Nasional

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:22 WIB

RSUDMA Sumenep Gelar Lomba Kesiapan Ruangan, Perkuat Budaya Mutu Sambut Akreditasi 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:13 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Siagakan Hotline Pengaduan 24 Jam, Keluhan Masyarakat Dijamin Ditindaklanjuti

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:25 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Perkuat Layanan Kesehatan, Siapkan Layanan Jantung dan Digitalisasi Terintegrasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:01 WIB

RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Jadi Perhatian Lembaga Nasional, Penguatan Layanan JKN dan Mutu Pelayanan Dibahas

Senin, 1 Juni 2026 - 08:16 WIB

Direktur RSUD dr H Moh Anwar Sumenep: Hari Lahir Pancasila Momentum Meneguhkan Nilai Kemanusiaan dan Pengabdian

Berita Terbaru