Drama Kolosal di MI At-Taufiqiyah Hidupkan Kembali Semangat Resolusi Jihad

Senin, 10 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa MI Pondok Pesantren At-Taufiqiyah menampilkan drama kolosal bertema Resolusi Jihad dalam rangka memperingati Hari Pahlawan di Desa Aengbaja Raja, Kecamatan Bluto, Sumenep.

Siswa MI Pondok Pesantren At-Taufiqiyah menampilkan drama kolosal bertema Resolusi Jihad dalam rangka memperingati Hari Pahlawan di Desa Aengbaja Raja, Kecamatan Bluto, Sumenep.

SUMENEP, detikkota.com – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan yang diperingati setiap 10 November, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Pondok Pesantren At-Taufiqiyah, Desa Aengbaja Raja, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, menggelar drama kolosal bertema Resolusi Jihad yang dimainkan oleh ratusan siswanya.

Dengan mengenakan kostum pejuang kemerdekaan, para siswa memperagakan kembali peristiwa heroik yang terjadi di Surabaya pada Oktober 1945. Kisah itu berawal dari seruan Resolusi Jihad yang dicetuskan oleh para ulama dan santri di bawah pimpinan Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari dari Nahdlatul Ulama, yang menyerukan kewajiban umat Islam untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari ancaman penjajah.

Seruan tersebut menjadi pemicu semangat arek-arek Suroboyo hingga meletusnya pertempuran 10 November 1945 — salah satu momen penting dalam sejarah perjuangan bangsa yang kini dikenang sebagai Hari Pahlawan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala MI At-Taufiqiyah, Abd. Khairi, mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan menanamkan nilai-nilai kepahlawanan dan sejarah perjuangan bangsa kepada peserta didik sejak dini.

“Melalui pementasan ini, kami ingin anak-anak memahami bahwa kemerdekaan bangsa tidak lepas dari perjuangan dan pengorbanan para santri serta kiai yang rela berjuang demi tanah air,” ujarnya.

Ia menambahkan, semangat perjuangan yang diwariskan para pahlawan harus menjadi teladan bagi generasi muda, terutama para santri, untuk terus belajar dan berkontribusi bagi bangsa.

“Semangat jihad dan cinta tanah air harus diwujudkan melalui belajar yang tekun dan berakhlak. Dengan begitu, perjuangan para pahlawan dapat dilanjutkan dengan cara yang sesuai zaman,” tambahnya.

Melalui pementasan tersebut, semangat Resolusi Jihad kembali menggema di lingkungan pesantren, menjadi pengingat bahwa cinta tanah air adalah bagian dari iman dan perjuangan generasi kini dilakukan melalui ilmu dan pengabdian.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

Disdik Sumenep Luncurkan Buku Pintar PAUD, Dorong Penerapan Deep Learning
SMPN 3 Banyuwangi Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi
Achmad Fauzi Wongsojudo Pantau Pelaksanaan TKA SMP 2026 di Sumenep
Ipuk Fiestiandani Tinjau Kesiapan TKA SMP di Banyuwangi
Konkerkab I PGRI Sumenep Jadi Momentum Perkuat Peran Guru Tingkatkan Mutu Pendidikan
Pemkab Sumenep Dorong Guru Tingkatkan Kompetensi dan Adaptasi Digital
Bupati Bangkalan Paparkan Strategi Kebangkitan Pertanian dalam Kuliah Umum di Politeknik KP Sidoarjo
Kepala SMPN 3 Bojong Akui Kebenaran Informasi Terkait Perilaku Tiga Siswa

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 09:28 WIB

Disdik Sumenep Luncurkan Buku Pintar PAUD, Dorong Penerapan Deep Learning

Rabu, 8 April 2026 - 11:18 WIB

SMPN 3 Banyuwangi Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Senin, 6 April 2026 - 13:20 WIB

Achmad Fauzi Wongsojudo Pantau Pelaksanaan TKA SMP 2026 di Sumenep

Senin, 6 April 2026 - 11:07 WIB

Ipuk Fiestiandani Tinjau Kesiapan TKA SMP di Banyuwangi

Kamis, 2 April 2026 - 12:47 WIB

Konkerkab I PGRI Sumenep Jadi Momentum Perkuat Peran Guru Tingkatkan Mutu Pendidikan

Berita Terbaru