Hari Kedua Pencarian, Bocah 8 Tahun Tenggelam di Camplong Ditemukan Meninggal

Minggu, 22 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Evakuasi jenazah korban tenggelam di bawah Jembatan Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Minggu (22/2/2026) pagi.

Evakuasi jenazah korban tenggelam di bawah Jembatan Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Minggu (22/2/2026) pagi.

SAMPANG, detikkota.com – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban tenggelam di Dusun Gajam, Desa Tambaan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, membuahkan hasil pada hari kedua, Minggu (22/2/2026) pagi.

Korban berinisial M (8) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 06.25 WIB di bawah Jembatan Camplong oleh tim SAR gabungan.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hozin, mengatakan setelah proses evakuasi, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga dan operasi SAR dinyatakan selesai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Korban ditemukan di bawah Jembatan Camplong pada hari kedua pencarian. Setelah dievakuasi, jenazah kami serahkan kepada keluarga dan operasi SAR kami nyatakan selesai,” ujarnya.

Peristiwa tersebut bermula saat korban bersama dua temannya mandi di aliran Sungai Tambaan usai waktu Ashar pada Sabtu (21/2/2026). Tak lama berselang, seorang warga berinisial P menemukan salah satu anak, H (10), berada di plengsengan sungai dalam kondisi lemas.

Dari keterangan yang dihimpun, terdapat tiga anak yang bermain di sungai tersebut. H berhasil diselamatkan dan menjalani perawatan, sementara satu anak lainnya berinisial A (10) juga dalam kondisi selamat. Berdasarkan informasi dari kedua anak tersebut, korban M diduga tenggelam dan tidak kembali ke permukaan.

Laporan kejadian diterima petugas dan operasi SAR dimulai sekitar pukul 18.30 WIB dengan melibatkan BPBD Kabupaten Sampang, Polsek Camplong, serta warga setempat. Upaya penyisiran dilakukan hingga Minggu pagi sebelum akhirnya korban ditemukan.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR laka sungai di Kecamatan Camplong resmi ditutup. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak di sekitar aliran sungai, terutama saat debit air meningkat.

Penulis : ai/an

Editor : ai/an

Berita Terkait

Truk Kontainer Tabrak Lima Sepeda Motor dan Truk Tangki di Pandaan, Tiga Orang Tewas
Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat
Proyek Galian Gorong-Gorong di Pakandangan Tengah Disorot, Belasan Pengendara Dilaporkan Kecelakaan
Kericuhan Warnai Turnamen Voli Piala Bupati Cup Sumenep, Suporter Terlibat Tawuran
Lansia di Bluto Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Pidana
Siang Hari, Mushola di Desa Kowel Pamekasan Dilalap Api
Kolaborasi Dua Terminal Selamatkan Anak Hilang Asal Sumenep
Identitas Korban Laka Tunggal di Sumenep Terungkap, Pelajar 16 Tahun Meninggal Dunia

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:33 WIB

Truk Kontainer Tabrak Lima Sepeda Motor dan Truk Tangki di Pandaan, Tiga Orang Tewas

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:47 WIB

Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 02:54 WIB

Proyek Galian Gorong-Gorong di Pakandangan Tengah Disorot, Belasan Pengendara Dilaporkan Kecelakaan

Selasa, 28 April 2026 - 13:30 WIB

Kericuhan Warnai Turnamen Voli Piala Bupati Cup Sumenep, Suporter Terlibat Tawuran

Senin, 27 April 2026 - 17:39 WIB

Lansia di Bluto Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Pidana

Berita Terbaru