BANYUWANGI, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi kembali menggelar Rembug Lansia sebagai upaya menyerap aspirasi warga lanjut usia guna meningkatkan kualitas pelayanan dan kesejahteraan lansia di daerah tersebut.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan forum tersebut menjadi sarana bagi lansia untuk menyampaikan langsung kebutuhan dan harapan mereka kepada pemerintah daerah.
“Indonesia telah memasuki era aging population. Karena itu, Rembug Lansia menjadi tahapan penting untuk mendengarkan kebutuhan, masukan, dan harapan para lansia secara langsung,” ujar Ipuk.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan data BPS dari SUPAS 2025, jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia mencapai 11,97 persen. Kondisi tersebut dinilai memerlukan kebijakan yang tepat untuk menjawab berbagai tantangan yang muncul akibat perubahan struktur demografi.
Rembug Lansia Banyuwangi yang digelar pada 3 Juni 2026 dihadiri Sekretaris Daerah Banyuwangi, Suyanto Waspo Tondo Wicaksono, serta perwakilan berbagai organisasi lansia, di antaranya Yayasan Gerontologi Abiyoso, LVRI, PEPABRI, dan sejumlah komunitas lansia lainnya.
Suyanto menegaskan seluruh aspirasi yang disampaikan dalam forum tersebut akan menjadi bahan penyusunan program pembangunan daerah, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan, kesejahteraan sosial, dan fasilitas publik ramah lansia.
“Aspirasi para lansia akan menjadi bahan perencanaan pembangunan untuk meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan mereka,” katanya.
Dalam forum tersebut, sejumlah usulan disampaikan peserta. Salah satunya program Sahabat Lansia Sebatang Kara yang diusulkan untuk mendampingi lansia yang hidup sendiri melalui kunjungan rutin ke rumah mereka.
Selain itu, peserta juga mengusulkan program Cerita Ingatan Jiwa sebagai wadah berbagi pengalaman hidup dan mempererat kebersamaan antar lansia.
Peserta lainnya, Sudirman, mengapresiasi sejumlah program yang telah berjalan, seperti Rantang Kasih, layanan home care, dan Posyandu Lansia yang dinilai membantu memenuhi kebutuhan kesehatan serta gizi para lansia kurang mampu.
Selain Rembug Lansia, Pemkab Banyuwangi juga rutin menggelar Rembug Anak dan Rembug Perempuan sebagai bagian dari proses perencanaan pembangunan yang partisipatif dan inklusif.
Penulis : Bi
Editor : Bi/Red







