Berbeda Dengan Daratan, Begini Situasi Distribusi Logistik Pemilu 2024 Di Kepulauan Sumenep

Selasa, 13 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas sedang menaikkan logistik Pemilu 2024 ke perahu untuk didistribusikan ke TPS-TPS.

Petugas sedang menaikkan logistik Pemilu 2024 ke perahu untuk didistribusikan ke TPS-TPS.

SUMENEP, detikkota.com – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur didampingi aparat kepolisian setempat melakukan distribusi logistik Pemilu 2024 ke sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayahnya.

Distribusi logistik di wilayah daratan berbeda dengan di daratan. Petugas harus menempuh perjalanan laut dengan waktu tempuh hingga 7 jam. Terutama ke salah satu desa terisolir di Pulau Kangean.

Anggota Polsek Kangean, Bripka Hamsun Bisri menceritakan proses pengiriman logistik Pemilu dari Pelabuhan Kalisangka ke Pelabuhan Desa Buddi, di pesisir selatan Pulau Kangean.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pada musim hujan seperti saat ini jalur darat untuk menuju ke Desa Buddi tidak bisa dilalui. Karenanya, jalur laut menjadi satu-satunya pilihan yang harus ditempuh.

“Kami berangkat jam 15.30 WIB dari Arjasa. Sampai di Desa Buddi sekitar pukul 22.21 WIB atau jam 10 malam lebih. Kami lewat jalur laut. Lewat jalur darat, tidak bisa,” jelasnya, Selasa (12/2/2024).

Tiba di Pelabuhan Desa Buddi, kondisi gelap karena minimnya pencahayaan. Tidak hanya itu, perahu yang mengangkut 45 kotak suara beserta logistik dan bilik suara juga tidak bisa sandar di pelabuhan karena air lau sedang surut.

“Petugas terpaksa memanggul logistik Pemilu dari perahu ke daratan dengan peneranhan seadanya,” imbuh Bisri.

Sementara Ketua KPU Kabupaten Sumenep, Rahbini menegaskan, distribusi logistik Pemilu harus sesuai tahapan, yaknk pada H-1 harus sampai di TPS.

“Oleh karenanya KPU mendahulukan distribusi logistik ke daerah terluar dan terjauh, seperti Masalembu, Sapeken, dan Arjasa agar H-1 semua logistik sudah sampai,” ucap Rahbini.

Untuk diketahui, Kabupaten Sumenep memiliki 27 kecamatan yang terdiri dari wilayah daratan dan 146 pulau.

Sementara Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 di Kabupaten Sumenep sebanyak 877.135 pemilih dan tersebar di 3.863 TPS.

Berita Terkait

Keadilan Dipertanyakan! Kasus Pdt. Horas Picu Kecurigaan Publik
Polsek Purwakarta Kota Terbitkan SP2HP Dugaan Penghinaan dan Pencemaran Nama Baik
Aktivis Soroti Kasus Kades Pragaan Daya, Penegakan Hukum Diminta Tak Tebang Pilih
Pernyataan Pelapor Jadi Kunci, Kuasa Hukum H. Latif Tegaskan Bukan Kasus Pidana
Kuasa Hukum H. Latib Tuduh Polres Pamekasan Kriminalisasi Kasus Perdata
Harlah ke-8 LBH Achmad Madani Jadi Momentum Penguatan Akses Keadilan di Sumenep
Satresnarkoba Polres Sumenep Bongkar Peredaran Sabu dan Inex, Satu Tersangka Diamankan
Polsek Guluk-Guluk Ringkus Pelaku Curas Lansia, Ditangkap di Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 13:01 WIB

Keadilan Dipertanyakan! Kasus Pdt. Horas Picu Kecurigaan Publik

Jumat, 24 April 2026 - 16:07 WIB

Polsek Purwakarta Kota Terbitkan SP2HP Dugaan Penghinaan dan Pencemaran Nama Baik

Jumat, 24 April 2026 - 15:06 WIB

Aktivis Soroti Kasus Kades Pragaan Daya, Penegakan Hukum Diminta Tak Tebang Pilih

Kamis, 23 April 2026 - 08:52 WIB

Pernyataan Pelapor Jadi Kunci, Kuasa Hukum H. Latif Tegaskan Bukan Kasus Pidana

Minggu, 19 April 2026 - 00:53 WIB

Kuasa Hukum H. Latib Tuduh Polres Pamekasan Kriminalisasi Kasus Perdata

Berita Terbaru

Prosesi Ritual Hong Bahhong yang digelar masyarakat Kecamatan Geger, Bangkalan, sebagai tradisi turun-temurun yang kini diusulkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia.

SosBud

Ritual Hong Bahhong dari Geger Diajukan ke WBTbI

Kamis, 30 Apr 2026 - 14:41 WIB