Dinas Perpustakaan dan Arsip Sumenep Gelar Sosialisasi Pelestarian Naskah Kuno

Selasa, 30 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kabupaten Sumenep menggelar sosialisasi meningkatkan peran serta masyarakat dalam penyimpanan, perawatan, dan pelestarian naskah kuno, di ruang pertemuan lantai dua dinas setempat, Senin (29/07/2024).

Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam memperlakukan peninggalan kuno sesuai dengan disiplin ilmu terkait pemeliharaannya.

“Tujuannya agar naskah-naskah kuno yang ada di Sumenep ini tetap terjaga dengan baik. Karena sesuai UU 43 tahun 2007 tentang perpustakaan, masyarakat juga berkewajiban merawat dan melestarikan naskah kuno yang dimilikinya,” Kepala Dispusip Kabupaten Sumenep Rudi Yuyianto, saat membuka acara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apalagi dari data pemetaan dan inventarisasi kantong naskah kuno di Jawa Timur, Sumenep merupakan kabupaten terbanyak dengan jumlah kantong naskah 268.

Untuk itu dalam sosialisasi, Dispusip Sumenep menghadirkan beberapa narasumber dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Jawa Timur, di antaranya Pramana dan Ansori.

Pramana menyampaikan beberapa hal terkait pengertian naskah kuno, sertifikasi naskah kuno, dan aturan perundangan terkait hal itu.

“Warga yang memiliki naskah kuno bisa kita fasilitasi dalam menjaga, mengindentifikasi asli tidaknya, isinya, termasuk menyertifikasi kepemilikan naskah,” jelas narasumber pertama.

“Kita yang datangi, jadi naskah tetap di tangan pemilik. Tidak kita bawa. Setelah diteliti, kita data, dan kita masukkan ke katalog Arsip Nasional,” sambungnya.

Sementara Ansori menjelaskan sekaligus mempraktikkan cara melaminasi naskah kuno yang terdapat kerusakan.

“Khusus untuk melaminasi, jika meminta kita untuk memfasilitasi, naskah harus dibawa. Sekitar 2 atau 3 bulan. Setelah itu kita kembalikan,” ujarnya.

Hadir dalam kegiatan beberapa pihak yang menyimpan naskah kuno. Seperti pihak yang menyimpan naskah-naskah kuno peninggalan Keraton Sumenep, maupun beberapa pihak yang menyimpan naskah peninggalan leluhurnya ataupun didapat dari mengoleksinya.

Berita Terkait

Inflasi Banyuwangi Terendah di Jawa Timur, Bupati Ipuk Perkuat Sinergi Pengendalian Harga
Libatkan 31 Kecamatan, Pemkot Surabaya Sosialisasikan Kesetaraan Gender Lewat Seni Suroboyoan
Kepesertaan JKN Tembus 99 Persen, Pemkot Surabaya Raih Satya JKN Awards 2026
Kantongi 16 Penghargaan pada 2026, Bupati Sumenep Sebut Kolaborasi Jadi Kunci Pembangunan
Songennep Jaja Rajja Jadi Seruan Persatuan, Bupati Sumenep Dorong Pembangunan Merata
Haul Raja-Raja Madura, Pemkab Sumenep Ajak Generasi Muda Rawat Warisan Sejarah
Lantik 73 Pejabat Pengawas, Ipuk Tekankan Pelayanan Publik yang Ramah dan Transparan
Bukan Sekadar Penghargaan, Bupati Bangkalan Tuntut Kesetaraan Gender Berdampak Nyata

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:05 WIB

Inflasi Banyuwangi Terendah di Jawa Timur, Bupati Ipuk Perkuat Sinergi Pengendalian Harga

Kamis, 5 November 2026 - 09:59 WIB

Libatkan 31 Kecamatan, Pemkot Surabaya Sosialisasikan Kesetaraan Gender Lewat Seni Suroboyoan

Rabu, 4 November 2026 - 09:43 WIB

Kepesertaan JKN Tembus 99 Persen, Pemkot Surabaya Raih Satya JKN Awards 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Kantongi 16 Penghargaan pada 2026, Bupati Sumenep Sebut Kolaborasi Jadi Kunci Pembangunan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Songennep Jaja Rajja Jadi Seruan Persatuan, Bupati Sumenep Dorong Pembangunan Merata

Berita Terbaru