Potensi Black Campign dan Money Politic Jadi Fokus Bawaslu Sumenep di Masa Kampanye

Selasa, 28 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Bawaslu Kabupaten Sumenep, Achmad Zubaidi.

Ketua Bawaslu Kabupaten Sumenep, Achmad Zubaidi.

SUMENEP, detikkota.com – Potensi munculnya kampanye hitam (black campaign) selama masa kampanye Pemilu 2024 menjadi fokus Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

“Hari ini, sudah masuk tahapan kampanye. Kami konsentrasi pengawasannya bukan lagi pada alat peraga kampanye atau yang bersifat fisik, tetapi lebih pada kemungkinan terjadinya kampanye hitam,” kata Achmad Zubaidi, Ketua Bawaslu Sumenep, Selasa (28/11/2023).

Selain itu, pihaknya juga fokus pada pengawasan kampanye yang menyinggung SARA, serta kemungkinan terjadinya ‘money politic’.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hal-hal itu menjadi fokus pengawasan kami, karena kalau sampai terjadi, rawan menimbulkan sengketa atau gugatan Pemilu,” jelasnya.

Mantan Komisioner KPU Sumenep itu menyatakan, Bawaslu beserta jajaran telah siap melakukan tugas pengawasan selama tahapan kampanye.

“Di jajaran internal kami sudah dilakukan pembekalan dan pengayaan wawasan tentang pengawasan Pemilu. Kami sudah lakukan apel siaga kampanye yang berarti secara prinsip, kami siap untuk pengawasan kampanye,” tandasnya.

Seperti diketahui, tahapan kampanye pemilihan presiden dan wakil presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota dimulai sejak 28 hingga 10 Februari 2024. Kampanye akan berlangsung selama 75 hari, dengan 3 hari masa tenang sebelum hari H.

Sementara pemungutan dan penghitungan suara akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024.

Berita Terkait

Polsek Sapeken Gagalkan Pengiriman Sabu Modus Kardus Air Mineral
Polda Jatim Bongkar Sindikat Penipuan Online Penjualan Mobil, 11 Pelaku Ditangkap
Direktur BIYC Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan Warga Banyuwangi
Buron ke Cirebon, Pelaku Asusila Anak Asal Lenteng Akhirnya Ditangkap
Mantan Karyawan Toko di Pamanukan Ditangkap Usai Curi Uang Rp50 Juta
Oknum PNS Kesbangpol Subang Terlibat Penipuan Proyek Fiktif Nasi Kotak, Kerugian Capai Rp15 Juta
Polres Sumenep Ungkap Kasus Curanmor di Tiga TKP
Keadilan Dipertanyakan! Kasus Pdt. Horas Picu Kecurigaan Publik

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:05 WIB

Polsek Sapeken Gagalkan Pengiriman Sabu Modus Kardus Air Mineral

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:12 WIB

Polda Jatim Bongkar Sindikat Penipuan Online Penjualan Mobil, 11 Pelaku Ditangkap

Senin, 11 Mei 2026 - 21:42 WIB

Direktur BIYC Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan Warga Banyuwangi

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:23 WIB

Buron ke Cirebon, Pelaku Asusila Anak Asal Lenteng Akhirnya Ditangkap

Kamis, 7 Mei 2026 - 03:15 WIB

Mantan Karyawan Toko di Pamanukan Ditangkap Usai Curi Uang Rp50 Juta

Berita Terbaru

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo saat memberikan keterangan terkait pengawasan ketat Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2026 di Kabupaten Sumenep.

Pemerintahan

Pemkab Sumenep Perketat Pengawasan Program BSPS 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:17 WIB

Olah Raga

PASI Sumenep Kirim 18 Atlet Muda ke Kejurda Blitarian III 2026

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:47 WIB